Berhentilah Menilai Kecerdasan Anak Hanya dengan Melihat Nilai Rapor

  • 07 Okt 2026 10:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Nilai rapor memang penting. Memang itu bagian dari hasil belajar anak selama satu semester atau tahun.

Tapi, rapor bukanlah satu-satunya cermin kecerdasan anak. Karena tidak semua proses belajar bisa diterjemahkan menjadi angka, seperti dilansir dari fikrisuhardi.

Ada hal-hal yang sedang anak pelajar, namun tidak tercantum di rapor seperti: berani mencoba, mengelola emosi, bertahan saat gagal, belajar jujur, dan menyelesaikan masalah atau konflik.

Nilai rapor memang bisa menunjukkan apa yang telah anak capai. Namun belum tentu menunjukkan seberapa keras ia berjuang. Dan perjuangannya tetap layak untuk dihargai.

Masalahnya bukan pada rapor, tapi bagaimana kita sebagai orang tua menyikapinya. Apakah rapor sebagai alat memahami? Atau justru menjadi alat untuk menghakimi?

Coba bangun dialog dengan anak melalui pertanyaan “apa” atau “bagaimana” dibandingkan dengan “mengapa”. Seperti “apa pelajaran yang kita rasa sulit selama semester ini?” dibandingkan dengan “kenapa nilainya cuma dapat segini?” Pertanyaan yang akan membangun kejujuran dibanding alasan yang menutupi.

Jangan terlalu fokus kepada nilai yang kurang, lalu menganggap bahwa tidak ada usaha yang dilakukan untuk mencapai hasil terbaik. Sedangkan, kita tidak tahu bagaimana jatuh bangunnya mereka untuk belajar di sekolah.

Jangan pula menilai rapor harus sempurna disebabkan ambisi orang tua dalam mempersiapkan anak untuk pendidikan lanjut yang lebih baik. Belajarlah menerima apabila ada yang kurang dalam anak.

Rapor adalah hasil belajar, sedangkan anak adalah manusia yang sedang berproses untuk bertumbuh. Maka lihatlah keduanya secara utuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....