Deeptalk adalah Saling Menguatkan Satu Sama Lain
- 23 Jun 2026 10:08 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Deeptalk terbaik yang pernah kita temui adalah bertemu dengan teman senasib dengan hidup kita. Di mana kita tidak perlu pura-pura bahagia tapi saling menguatkan satu sama lain, seperti dilansir dari loadinginsightprosess.
Teman terbaik adalah teman yang tidak judge kita, yang tahu kondisi kita ataupun kita tahu kondisi sebaliknya, intinya simbiosis mutualisme. Jadi kalau kita masih terjebak teman yang selalu menyakiti kita ayo perlahan belajar menjaga jarak aman tanpa perlu menyakitinya juga.
Capek ya, kalau harus kelihatan baik-baik saja terus. Di luar mungkin kita harus pasang wajah tegar dan senyum paling lebar. Tapi pas ketemu teman yang senasib, rasanya beban itu luruh sendiri. Kita tidak perlu lagi capek-capek meyakinkan dunia kalau kita bahagia.
Kenapa teman senasib beda dari yang lain. Teman biasa suka jasih nasihat klise “sabar ya” atau “kamu kuat kok” tanpa mengerti kedalaman masalahnya, membuat tambah kesal. Tapi teman senasib? Mereka sudah melewati hal sama, jadi tidak menjudge, cuma bilang “kita mengerti banget, dulu kita juga begini”. Itu obat mujarab buat hati yang lagi remuk, rasanya kayak beban dibagi dua.
Saling memeluk luka tanpa harus merasa lemah. Kita bukan sedang adu nasib siapa yang paling menderita, tapi sedang berbagi beban biar pundak tidak terlalu kaku. Menangis bareng atau sekadar diam bersama itu ternyata jauh lebih menguatkan daripada ribuan nasihat kosong.
Saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Bukan soal kasih jawaban ajaib, tapi saling dorong: “Kamu bisa bangkit, aku buktikan kan?” atau “Kita lawan bareng”. Contoh, dua orang yang sama-sama struggle finansial mengobrol rencana side hustle sambil motivasi “kita tidak boleh stuck”. Kekuatan ini membuat kita bangkit lebih cepat, tanpa tekanan performa.
Pilih teman yang beneran teman itu penting. Jadi mulai sekarang pilihlah teman yang beneran teman, sedikit saja tidak apa-apa. Tidak perlu banyak tapi malah banyak menyakitinya, kalau kita lagi dalam posisi punya teman yang banyak menyakiti ayo belajar jaga jarak aman tanpa harus menyakitinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....