Generasi Muda Didorong Bangun Budaya Speak Up Konstruktif
- 20 Jun 2026 08:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kritik yang disampaikan kepada publik seharusnya tidak berhenti pada penyampaian masalah semata. Kritik yang baik harus mampu menghadirkan solusi sehingga dapat mendorong perubahan yang lebih konstruktif.
Staf Kerja Sama dan Penempatan Kerja LP3I Cirebon, Naura Syifa menjelaskan bahwa perbedaan antara speak up yang membangun dan sekadar mengeluh sebenarnya sangat tipis. Namun, terdapat indikator yang jelas untuk membedakan keduanya.
“Kalau speak up yang membangun itu fokus pada masalah sekaligus fokus pada solusinya. Kalau hanya mengeluh, biasanya hanya fokus pada masalahnya saja,” katanya dalam dialog Indonesia Cerdas RRI Cirebon bertema “Speak Up: Berani Bersuara Soal Hal yang Kita Pedulikan” pada Rabu 17 Juni 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu menghindari kebiasaan mengkritik tanpa menawarkan jalan keluar. Kritik yang membangun justru dapat menjadi sarana perbaikan bagi individu maupun institusi.
Ia menambahkan bahwa kemampuan komunikasi juga menjadi faktor penting dalam menyampaikan kritik. Menurutnya, pesan yang baik harus disampaikan secara sopan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Jangan sampai kita menyuarakan pendapat tetapi malah membuat orang lain salah paham. Sampaikan dengan sopan dan jangan mengedepankan emosi,” ujarnya.
Konsultan Pendidikan Politeknik LP3I Cirebon, Reiska Nur Tahbaria menegaskan bahwa kritik yang berkualitas adalah kritik yang mampu memberikan rekomendasi penyelesaian terhadap persoalan yang diangkat. “Speak up yang membangun itu ketika menyampaikan pendapat ada solusinya juga, tidak sekadar memberikan kritik saja,” ujarnya.
Selain menghadirkan solusi, ia menekankan pentingnya penggunaan data dan fakta sebelum menyampaikan pendapat kepada publik. Hal tersebut diperlukan agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan.
“Sebelum speak up kita harus cari tahu dulu fakta yang jelas dan datanya seperti apa agar tahu apa yang kita bicarakan, jadi tidak asal bicara,” katanya.
Pihaknya berharap generasi muda dapat membangun budaya kritik yang sehat. Dengan demikian, aspirasi yang disampaikan tidak hanya menjadi keluhan, tetapi mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....