Tipe Orang yang Secara Psikologis Paling Menguras Energi
- 04 Jun 2026 19:02 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Melindungi energi hidup bukanlah egois. Itu adalah cara menjaga diri tetap waras di dunia yang penuh tekanan, seperti dilansir dari anthonydiomartin pada Kamis 4 Juni 2026
Si pengeluh abadi (The Chronic Complainer). Tipe ini hampir selalu punya sesuatu untuk dikeluhkan. Cuaca salah, kantor salah, orang lain salah, nasib salah. Masalahnya, mereka jarang mencari solusi. Dalam psikologi, pola ini sering disebut sebagai learned helplessness. Lama-lama, energi kita habis hanya untuk mendengar keluhannya yang tidak pernah selesai-selesai.
Si pengkritik tanpa henti. Apa pun yang kita lakukan selalu ada yang kurang. Mereka jarang memberi apresiasi. Yang keluar hampir selalu kritik. Psikolog menyebut pola ini sebagai negative bias communication. Kalau terlalu sering berinteraksi dengan tipe ini, rasa percaya diri kita bisa ikut terkikis habis.
Si drama maker. Tipe ini selalu membawa drama ke mana-mana. Masalah kecil dibesar-besarkan. Konflik kecil dibuat seolah dunia runtuh. Mereka sering hidup dalam emosi yang meledak-ledak. Akibatnya, orang di sekitarnya ikut terseret dalam pusaran emosi yang meletihkan.
Si pengontrol hidup orang lain. Ini tipe yang sering muncul dalam keluarga atau relasi dekat. Mereka merasa berhak mengatur keputusan hidup orang lain. Cara berpakaian, cara mendidik anak, cara bekerja, semuanya ingin dikontrol. Secara psikologis, ini sering terkait dengan kebutuhan dominasi dan rasa tidak aman.
Si korban abadi (The Eternal Victim). Apa pun yang terjadi, mereka selalu menjadi korban. Tidak pernah merasa punya peran dalam masalah yang terjadi. Dunia selalu salah pada mereka. Tipe ini membuat orang di sekitarnya terus menerus harus memberi empati, simpati, dan dukungan tanpa batas. Capek mengurusi mereka.
Si pengambil energi (Energy Taker). Mereka selalu datang saat membutuhkan bantuan, perhatian, atau dukungan. Tapi ketika kita butuh, mereka menghilang. Hubungan dengan tipe ini sangat tidak seimbang. Dalam psikologi hubungan, ini sering disebut relasi yang one sided.
Si penyebar racun emosi (The Toxic Influencer). Tipe ini gemar menebar gosip, sinisme, dan kecurigaan. Mereka sering menanamkan pikiran negatif tentang orang lain. Lama-lama, lingkungan sosial menjadi penuh ketegangan dan ketidakpercayaan. Dia menikmati emosi negatif dan lingkungan yang penuh konflik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....