Mengubah Orang Lain Justru Menguras Energi

  • 18 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Titik tertinggi kemarahan bukanlah membentak, tapi menjauhi. Karena sadar, mengubah orang lain itu menguras energi. Daripada merusak diri, lebih baik berhenti berinteraksi, seperti dilansir dari loadinginsightprosess.

Ada kalanya pergi bisa menjadi jalan keluar. Semua orang punya cara sendiri dalam mengekspresikan marah: ada yang teriak, atau cuma diam, namun ada kalanya marah itu sudah tidak berguna, karena sudah terlalu sering dikecewakan. Dan pada akhirnya sadar capek rasanya memaksa orang lain berubah tapi dianya tidak mau berubah.

Sudah cukup kasih kesempatan. Coba untuk berusaha kasih kesempatan dan sabar, coba untuk membantu, mengingatkan, tapi pada ujungnya selalu melakukan kesalahan yang sama. Terkadang memilih pergi bisa jadi juga pelajaran buatnya, bahwa jangan pernah menyia-nyiakan orang yang sayang padanya.

Tidak semua orang patut diperjuangkan. Kita harus sadar bahwa tidak semua orang patut diperjuangkan, karena kita juga harus berpikir tentang diri kita bukan hanya berpikir tentang berkorban untuk orang lain. Adakalanya menjaga jarak menjadi pilihan terbaik untuk mencintai diri sendiri.

Melepaskannya bisa jadi jalan terbaik. Tidak semua hal itu harus dipaksa, apalagi memaksa orang untuk berubah. Kita cuma bisa melakukan sebatas kemampuan kita saja sebagai manusia, tapi jika itu terus menerus membuat kita menerima energi negatif. Maka lepaskanlah, ini bukan selfish melainkan kita juga butuh protect diri kita demi keselamatan diri.

Pelajaran bisa jadi didapatkan dari kepergian. Memilih pergi bukan berarti kelak tidak akan berjumpa, tapi pergi bisa jadi mengajarkan bahwa seberharga itu orang yang sama dia, yang sering merelakan waktu demi dia. Jadi biarkan dia mendapatkan pelajaran dan pengalamannya sendiri, tugas kita bisa jadi sudah selesai sampai sini.

Kita hebat. Tidak mudah untuk mengambil pilihan untuk pergi, pastinya banyak sekali pertimbangan, banyak sekali ketakutan, dan lain-lain. Tapi bisa jadi kepergian ini salah satu cara pelajaran pendewasaan dirinya dan diri kita dan pastinya kita berhak untuk istirahat serta mendapatkan ketenangan batin.

Jaga jarak aman. Pilihan kita sekarang adalah menjaga jarak aman agar kita tidak menyakiti diri kita dan orang lain. Jadi daripada balas menyakiti, lebih baik fokus pada pemulihan diri dan pada perkembangan diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....