Era Flamingo, Cara Ibu Baru Merayakan Diri

  • 10 Feb 2026 13:51 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Usai melahirkan, hidup seorang perempuan berubah drastis. Waktu seolah berputar di antara jadwal menyusui, begadang, dan tangis bayi.

Di tengah fase penuh penyesuaian itu, muncul fenomena menarik di ruang publik dan media sosial: ibu baru yang tampil cerah dengan busana pink mencolok, fuchsia, atau warna-warna berani lainnya. Gaya ini kerap disebut sebagai fenomena flamingo, sebuah simbol kecil dari semangat dan perayaan diri setelah kelahiran anak.

Bagi ibu yang baru mempunyai anak, flamingo bukan sekadar soal warna pakaian. Ia hadir sebagai bentuk pelampiasan emosi positif setelah melewati proses kehamilan dan persalinan yang melelahkan.

Warna cerah menjadi cara sederhana untuk mengatakan bahwa di balik peran baru sebagai ibu, ada perempuan yang tetap ingin merasa hidup, segar, dan percaya diri. Perubahan tubuh pasca melahirkan sering kali memengaruhi rasa percaya diri.

Berat badan bertambah, bentuk tubuh berubah, dan kelelahan menjadi bagian dari keseharian. Di sinilah busana  flamingo memainkan perannya.

Warna pink terang dan corak mencolok mampu mengalihkan fokus dari kekurangan fisik menuju energi dan keceriaan yang terpancar. Banyak ibu merasa lebih “terlihat” dan dihargai, meski hanya dari pilihan warna baju.

Menariknya, flamingo pada ibu baru kerap dipahami sebagai bentuk self care yang sederhana. Tanpa harus perawatan mahal atau waktu khusus, memilih baju dengan warna cerah sudah cukup untuk memberi efek psikologis yang menenangkan.

Di tengah keterbatasan waktu dan energi, langkah kecil ini terasa berarti. Tentu, fenomena ini tidak lepas dari pandangan miring sebagian orang.

Ada yang menganggap tampil mencolok kurang pantas bagi ibu yang baru melahirkan. Namun bagi para pelakunya,  flamingo justru menjadi penanda bahwa peran sebagai ibu tidak menghapus identitas pribadi, mereka tetap berhak tampil ceria dan mengekspresikan diri.

Pada akhirnya, fenomena flamingo untuk ibu yang baru mempunyai anak adalah cerita tentang adaptasi. Tentang upaya menjaga kewarasan, kepercayaan diri, dan kebahagiaan di tengah peran baru yang menantang.

Seperti  flamingo yang tetap berdiri anggun meski bertumpu pada satu kaki, para ibu baru ini belajar menyeimbangkan tanggung jawab dan cinta pada diri sendiri, dengan warna cerah sebagai penandanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....