Yang Pegang Kendali adalah Kita Sendiri
- 10 Feb 2026 09:33 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Tidak semua orang di sekeliling kita itu baik. Mereka masih membicarakan kita saat kita tidak bersama mereka, dan itu fakta.
Mulut mereka bukan urusan kita. Kita tidak akan bisa menutup mulut semua orang, seperti dilansir dari loadinginsightprocess.
Energi kita terlalu mahal kalau dipakai untuk klarifikasi atau sakit hati gara-gara omongan di belakang. Kalau mereka sibuk membahas dengan kita, artinya hidup kita memang jauh lebih menarik daripada hidup mereka sendiri.
Seleksi alam itu perlu. Mulai sekarang, filter lagi siapa yang boleh masuk ke ruang privasi kita. Tidak perlu musuhan, cukup kasih jarak. Kita tidak butuh banyak orang untuk bahagia, kita cuma butuh beberapa orang yang “waras” dan tidak hobi menusuk dari belakang.
Tidak perlu balas dendam. Kalau tahu mereka membicarakan kita, tidak usah repot-repot balas membicarakan juga. Itu cuma membuat kita sama levelnya dengan mereka.
Balas dendam terbaik itu cuma satu: tetap sukses, tetap tenang, dan tetap tidak peduli. Itu akan membuat mereka makin bingung kenapa omongannya tidak mempan ke kita.
| Baca juga: Cara Memulai Kembali Hidup Kita dari Nol |
Bedakan mana teman, mana penonton. Dunia ini isinya banyak “penonton”. Mereka cuma mau melihat kita jatuh atau sekadar mau tahu drama hidup kita untuk bahan obrolan di grup sebelah.
Mulai sekarang, stop cerita rahasia atau rencana besar kita ke sembarang orang. Simpan itu untuk diri kita sendiri dan orang-orang yang memang sudah terbukti pasang badan untuk kita.
Tetap waras di lingkungan yang “Fake”. Pada akhirnya, yang pegang kendali atas kebahagiaan kita itu diri kita, bukan asumsi mereka.
Teruslah tumbuh, teruslah jadi versi terbaik diri kita. Biarkan mereka tetap di belakang, sibuk menebak-nebak, sementara kita sudah jalan jauh di depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....