Wali Kota Cirebon Imbau Pengemudi Merawat Becak Listrik Bantuan Presiden
- 05 Sep 2026 15:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pengemudi becak penerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) diminta menjaga dan merawat kendaraan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Imbauan itu disampaikan Wali Kota Cirebon Effendi Edo saat acara serah terima bantuan di Lapangan Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon, Jumat, 4 September 2026, karena becak listrik diberikan secara gratis untuk menunjang penghasilan pengemudi dan keluarganya.
Wali Kota mengatakan becak listrik tersebut memiliki nilai yang tidak murah sehingga seluruh penerima harus mengikuti petunjuk pemeliharaan yang telah diberikan oleh instruktur. Ia meminta pengemudi tidak menggunakan atau memodifikasi becak secara sembarangan karena kondisi kendaraan akan menentukan keberlanjutan penggunaannya sebagai sumber pendapatan.
“Jadi harganya enggak murah, ini mahal. Jadi saya pengin minta semua dipelihara. Semua dirawat, ya,” ujar Effendi Edo dalam sambutannya.
Menurutnya, pengemudi becak sebelumnya harus mengandalkan tenaga untuk mengayuh kendaraan, sedangkan dengan bantuan becak listrik mereka dapat menjalankan kendaraan menggunakan tenaga listrik sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. Ia mengingatkan pengemudi bahwa menjaga kendaraan sama dengan menjaga sumber pendapatan bagi keluarga, sehingga kerusakan akibat tidak dirawat dapat berdampak pada aktivitas mereka.
“Kan sekarang kan udah enggak sewa, ya. Becaknya gratis, ya, terus ngecas nyolok nang listriknya gratis, tinggal ada kemauan dari Bapak-bapak untuk memelihara becaknya,” kata Effendi Edo.
Untuk mendukung penggunaan becak listrik, Pemerintah Kota Cirebon juga menyiapkan akses pengisian daya di sejumlah fasilitas pemerintahan dan meminta perangkat daerah tidak melarang pengemudi melakukan pengisian ketika baterai habis di perjalanan. Pengemudi nantinya dapat memanfaatkan fasilitas pengisian yang disediakan di kantor dinas, kelurahan, kecamatan, maupun sejumlah fasilitas pemerintah lainnya.
Effendi Edo mengatakan kemudahan pengisian daya tersebut diberikan agar pengemudi tidak perlu khawatir ketika baterai becak listrik habis saat beroperasi di tengah kota. Ia juga meminta para pengemudi tidak ragu menggunakan fasilitas pemerintahan untuk mengisi daya selama fasilitas tersebut tersedia dan telah diarahkan untuk mendukung program tersebut.
“Jadi Bapak-bapak semuanya tidak usah bingung, tidak usah keder, pada saat baterainya habis bisa ngecas di mana pun,” ucap Effendi Edo.
Sementara itu, Suparno mengaku masih memiliki kekhawatiran terkait perawatan becak listrik, terutama mengenai kondisi baterai saat terkena hujan dan biaya apabila terjadi kerusakan. Ia mengatakan belum mengetahui secara pasti lokasi servis becak listrik dan berharap informasi mengenai perawatan serta perbaikan kendaraan dapat diberikan dengan jelas kepada para penerima.
“Khwatirnya katanya kalau hujan tuh akinya, katanya khawatir kalau kena air katanya nanti gampang rusak sih,” kata Suparno.
Suparno juga menyebut dirinya mendapat informasi bahwa harga baterai becak listrik cukup mahal sehingga hal tersebut menjadi salah satu kekhawatiran dalam penggunaan kendaraan. Meski demikian, ia tetap berharap becak listrik dapat membantu meningkatkan jumlah penumpang dan pendapatannya setelah sebelumnya penghasilan sebagai pengemudi becak tidak menentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....