Kemensos Motivasi Siswa SRT 1 Kabupaten Cirebon Wujudkan Mimpi

  • 19 Agt 2026 09:00 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kementerian Sosial mendorong 540 siswa Sekolah Rakyat Terintergasi 1 Kabupaten Cirebon, yang berasal dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Majalengka, dan Kuningan untuk bertahan mengikuti pendidikan hingga lulus. Para siswa diminta memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan pemerintah untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Pemberdayaan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Virgo Sulianto Gohardi, mengatakan para siswa tidak perlu lagi memikirkan berbagai kebutuhan pendidikan yang sebelumnya menjadi kendala bagi keluarga.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menanggung berbagai kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, mulai dari biaya pendidikan, pakaian, sepatu, tempat tidur, perlengkapan mandi, hingga kebutuhan belajar seperti laptop dan buku.

“Tugasnya tinggal satu, lulus, harus lulus,” ujar Virgo saat memberikan motivasi kepada siswa dan orang tua pada Sabtu 15 Agustus 2026.

Ia menegaskan, siswa SD yang masih membutuhkan pendidikan lanjutan dapat melanjutkan ke jenjang SMP di Sekolah Rakyat. Begitu pula siswa SMP dapat melanjutkan ke SMA, sedangkan lulusan SMA diberikan kesempatan untuk melanjutkan kuliah atau memasuki dunia kerja.

Menurutnya, kesempatan yang diterima 540 siswa tersebut tidak datang kepada semua anak. Karena itu, siswa diminta bertahan menghadapi rasa rindu kepada keluarga, menjalankan kedisiplinan, serta berusaha menjadi yang terbaik.

“Ini kesempatan tidak diberikan kepada semua orang. Ini kesempatan hanya dipakai untuk semuanya, untuk anak-anak semuanya ini,” katanya.

Ia juga meminta para orang tua tidak menarik anak mereka dari Sekolah Rakyat hanya karena rasa rindu. Orang tua diminta terus memberikan dukungan agar anak dapat menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah.

Ia menambahkan, setelah menyelesaikan SMA, siswa memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Pemerintah, katanya akan membantu menyiapkan kesempatan tersebut sesuai dengan pilihan dan kemampuan siswa.

Selain pendidikan bagi anak, ia menyebut pemerintah juga menyiapkan berbagai program pemberdayaan bagi orang tua siswa. Di antaranya perbaikan rumah bagi keluarga yang rumahnya rusak serta bantuan usaha bagi orang tua yang belum memiliki usaha, dengan tetap mempertahankan anak mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ia meminta 540 siswa tersebut saling mendukung dan tidak saling menyakiti. Menurutnya, seluruh siswa memiliki kesempatan, mimpi, dan cita-cita yang sama, yakni menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan taraf kehidupan keluarga.

Ia juga mendorong siswa SMA untuk mengembangkan keterampilan sesuai minat dan kebutuhan dunia kerja, termasuk kemampuan di bidang teknologi digital, desain, kecerdasan buatan, hingga menjadi kreator konten.

“Kita siapkan sekolahnya, kita siapkan kerjanya, kita siapkan kuliahnya. Tapi lulus,” ujarnya.

Di sisi lain, Ia meminta kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, wali asush serta wali asrama memberikan pengasuhan dan kasih sayang kepada seluruh siswa seperti anak sendiri. Hal itu dinilai penting karena para siswa tinggal jauh dari keluarga selama menjalani pendidikan.

Ia menekankan seluruh siswa harus mendapatkan perlakuan, perawatan, dan pengasuhan yang sama, termasuk mereka yang tidak lagi mendapatkan pengasuhan langsung dari orang tua.

“Perlakukan semuanya sekarang, beri kasih sayang yang sama, beri perawatan yang sama, beri pengasuhan yang sama. Didik dengan baik,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....