KPU Kabupaten Cirebon Dorong Demokrasi Substansial lewat Sekolah Demokrasi
- 01 Sep 2026 13:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sekolah Demokrasi Caruban Nagari KPU Kabupaten Cirebon diarahkan untuk mendorong masyarakat tidak hanya datang ke TPS saat pemilu, tetapi juga aktif memahami dan menjalankan kehidupan demokrasi secara substansial. Program tersebut diharapkan membuat masyarakat mampu menentukan pilihan berdasarkan hati nurani dan pengetahuan, sekaligus memahami bahwa partisipasi demokrasi tidak berhenti setelah menggunakan hak pilih.
Ketua KPU Kabupaten Cirebon Esya Karnia Puspawati mengatakan demokrasi substansial berarti masyarakat tidak sekadar mengikuti tahapan pemilu, tetapi memahami alasan dan tanggung jawab di balik pilihan politiknya. “Misi kami sebetulnya bagaimana menerapkan demokrasi yang substansial, bukan hanya tahapannya diikuti, datang ke TPS,” kata Esya dalam dialog Cirebon Menyapa, Senin, 24 Agustus 2026.
Baca juga: KPU Kabupaten Cirebon Perkuat Literasi Demokrasi Atasi Sikap Apatis
Menurut Esya, masyarakat perlu menggunakan hak pilih berdasarkan pertimbangan yang matang dan kemampuan memahami informasi yang diterima sebelum menentukan pilihan. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar KPU agar prinsip one man, one vote, one value dapat berjalan secara nyata pada Pemilu 2029 dan pemilihan berikutnya.
Sekolah Demokrasi Caruban Nagari juga dirancang dengan sistem hybrid yang memadukan pembelajaran daring dan luring untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih fleksibel kepada peserta. Esya menyebut kegiatan tersebut akan menghasilkan output jangka menengah berupa pembentukan Agen Demokrasi yang dapat bergerak di lingkungan masing-masing.
Para Agen Demokrasi nantinya diarahkan membuat mini project yang menghubungkan realitas di masyarakat dengan konsep demokrasi dan kemudian menuangkannya dalam berbagai konten. Menurut Esya, langkah tersebut diharapkan dapat mencetak agen-agen yang mampu memberikan edukasi demokrasi di lingkungan masing-masing serta menjangkau masyarakat secara lebih luas.
KPU Kabupaten Cirebon juga memanfaatkan media sosial sebagai ruang penyebaran edukasi demokrasi, terutama kepada generasi muda yang merupakan bagian dari kelompok digital native. Melalui agen-agen tersebut, pengetahuan yang diperoleh dalam Sekolah Demokrasi Caruban Nagari diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat melalui konten yang mudah dipahami.
Esya berharap masyarakat Kabupaten Cirebon memahami bahwa memilih merupakan hak yang dimiliki setiap warga negara tanpa membedakan kondisi ekonomi, jenis kelamin, maupun kondisi fisik. Ia juga mengingatkan satu suara memiliki nilai yang sama sehingga setiap warga perlu menggunakan hak tersebut secara sadar dan bertanggung jawab.
Selain aktif menggunakan hak pilih, masyarakat juga diharapkan tidak apatis terhadap politik karena berbagai kebijakan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari merupakan hasil dari proses politik. Esya mengatakan masyarakat perlu memahami konsekuensi dari pilihan di TPS karena kebijakan yang dihasilkan akan dirasakan dalam kehidupan selama lima tahun berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....