TPS 3R Ciawigajah Cirebon Serap Tenaga Kerja dan Berdayakan Ekonomi
- 24 Agt 2026 13:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pengelolaan sampah melalui TPS 3R Ciawigajah, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat setempat. Pemerintah Desa Ciawigajah mencatat, dari 30 pekerja yang sebelumnya menangani pengolahan sampah, kini 20 orang masih bekerja di TPS 3R, sementara 10 lainnya dialihkan ke unit usaha BUMDes Ciawigajah.
Kepala Desa Ciawigajah, Nunung Nurhadi, mengatakan pengelolaan sampah tersebut menjadi salah satu upaya desa untuk mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menyebut para pekerja di TPS 3R mendapatkan upah dengan standar UMR serta berbagai fasilitas pendukung selama bekerja.
“Minimal pengolahan sampah ini sendiri itu bisa membantu meringankan perekonomian masyarakat. Kita setidaknya dapat mengurangi pengangguran dan menyediakan lowongan pekerjaan,” ujar Nunung kepada RRI, Minggu, 16 Agustus 2026.
Menurutnya, pengurangan jumlah pekerja di TPS 3R bukan karena berkurangnya kegiatan pengolahan sampah, melainkan karena kemampuan para pekerja semakin berkembang sehingga sebagian tenaga dapat ditempatkan pada unit usaha lain milik BUMDes. Kondisi tersebut menunjukkan pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi desa melalui penciptaan pekerjaan dan pengembangan keterampilan masyarakat.
Salah seorang pekerja, Asep Jaelani, menjadi bagian dari tenaga kerja muda yang terlibat dalam operasional pengangkutan sampah di Desa Ciawigajah sejak 2020. Pria berusia 28 tahun itu sebelumnya bekerja di pabrik, tetapi memilih mengundurkan diri karena harus membantu merawat orang tuanya yang sudah lanjut usia.
Asep mengatakan pekerjaan sebagai pengemudi truk sampah memberinya kesempatan untuk tetap bekerja sekaligus berada dekat dengan keluarga dan membantu mengurus orang tuanya. “Kalau saya sendiri sih senang saja ya bekerja disini, soalnya sampah tuh jadi ada yang ngangkut, ada yang ngurus dan lingkungan menjadi bersih” kata Asep.
Nunung menambahkan, sebagian besar tenaga kerja yang menangani pengangkutan maupun mesin pengolahan sampah di TPS 3R Ciawigajah merupakan generasi muda berusia di bawah 40 tahun. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan di desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....