Disnaker Kota Cirebon Perkuat Kesiapan Kerja lewat Pembekalan Soft Skill

  • 10 Agt 2026 16:44 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Tenaga Kerja tidak hanya membekali peserta pelatihan dengan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kemampuan nonteknis atau soft skill sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan usaha. Pembekalan tersebut mencakup personal branding, kewirausahaan, serta literasi keuangan agar peserta memiliki kesiapan yang lebih lengkap setelah menyelesaikan pelatihan.

Instruktur Ahli Pertama Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Vicky Victhoriansyah, mengatakan keterampilan teknis perlu diimbangi dengan kemampuan lain yang dapat mendukung peserta ketika memasuki dunia industri maupun dunia usaha. Karena itu, kurikulum pelatihan juga memuat sejumlah materi di luar keterampilan utama sesuai bidang yang diikuti peserta.

“Jadi pelatihan itu tidak hanya soal teknis, di dalam kurikulumnya itu selain ada kunjungan industri, ada juga materi soft skill,” ujar Vicky dalam Dialog Cirebon Menyapa, Senin, 10 Agustus 2026. Menurutnya, pembekalan tersebut diberikan untuk mendorong peserta agar lebih mampu mengenali dan mengembangkan potensi dirinya.

Salah satu materi yang diberikan adalah personal branding, yang mendorong peserta untuk mampu memperkenalkan dirinya serta menyampaikan kemampuan yang dimiliki secara lebih percaya diri. Materi tersebut dinilai penting karena peserta nantinya perlu menunjukkan kompetensi dan potensi dirinya ketika mencari pekerjaan maupun membangun relasi profesional.

Vicky mengatakan peserta juga mendapatkan materi kewirausahaan sebagai alternatif bagi mereka yang memiliki minat untuk membangun usaha sendiri. Pembekalan tersebut ditujukan agar keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tetap dapat dimanfaatkan meskipun peserta belum langsung memenuhi kualifikasi untuk bekerja di industri.

“Kemudian juga ada materi kewirausahaan, untuk bagi teman-teman yang memang jiwanya ingin berusaha, walaupun belum memenuhi kualifikasi di dunia industri, tapi dia ada jiwa entrepreneur-nya,” kata Vicky. Dengan demikian, peserta tidak hanya diarahkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki pilihan untuk mengembangkan peluang usaha berdasarkan keterampilan yang telah dimiliki.

Selain itu, Dinas Tenaga Kerja turut memfasilitasi peserta dengan pembekalan literasi keuangan melalui pihak perbankan dan Bank Indonesia. Menurut Vicky, pengetahuan tersebut dibutuhkan agar peserta memiliki pemahaman mengenai pengelolaan keuangan ketika nantinya memperoleh penghasilan sebagai pekerja maupun menjalankan usaha.

Vicky berharap perpaduan antara keterampilan teknis dan soft skill dapat membuat lulusan pelatihan lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Pembekalan tersebut juga diharapkan membuka lebih banyak pilihan bagi peserta, baik untuk bekerja di perusahaan maupun mengembangkan kemampuan menjadi modal berwirausaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....