Libatkan Empat Puskesmas, 540 Siswa SRT 1 Kabupaten Cirebon Ikuti CKG
- 19 Agt 2026 09:23 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sebanyak 540 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Cirebon mengikuti pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari empat puskesmas di Kabupaten Cirebon.
Perawat Puskesmas Watubelah, Rina Fitri, mengatakan Sekolah Rakyat berada di wilayah kerja Puskesmas Watubelah, tepatnya di Desa Kaliwadas. Dalam pelaksanaanya pemeriksaan kesehatan kali ini dilakukan melalui kolaborasi sejumlah puskesmas dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.
Empat puskesmas yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Puskesmas Watubelah, Puskesmas Sumber, Puskesmas Sendang, dan Puskesmas Karangsari. Secara keseluruhan, sekitar 18 tenaga kesehatan diterjunkan untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap para siswa.
“Kalau di Watubelah, kita lima personel. Kurang lebih dari empat puskesmas itu ada 18 orang tenaga kesehatan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan bagi siswa sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan puskesmas setiap tahun. Sebelumnya, kegiatan tersebut dikenal dengan istilah penjaringan kesehatan sekolah dan kini dilaksanakan dalam bentuk program Cek Kesehatan Gratis.
“Cek kesehatan gratis ini sebetulnya dilakukan satu tahun sekali untuk anak sekolah semua, dari jenjang kelas satu sampai SMA, yaitu jenjang SD, SMP, sama SMA,” ujarnya.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan mulut, mata, serta indera pendengaran. Untuk pemeriksaan mata, siswa menjalani tes visus guna mengetahui ketajaman penglihatan, sementara pemeriksaan telinga dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pendengaran, termasuk keberadaan serumen atau kotoran telinga.
Selain itu, terdapat pemeriksaan khusus bagi siswa pada jenjang SMP dan SMA. Untuk siswa kelas tujuh SMP, pemeriksaan mencakup kadar hemoglobin atau Hb untuk mendeteksi anemia pada remaja putra dan putri, serta pemeriksaan gula darah.
Sementara untuk jenjang SMA, pemeriksaan Hb untuk mendeteksi anemia difokuskan kepada remaja putri. Para siswa juga mendapatkan pemeriksaan gula darah sebagai bagian dari rangkaian CKG.
Ia mengatakan hasil pemeriksaan tidak dapat langsung diketahui seluruhnya karena data terlebih dahulu harus diinput dan diolah melalui aplikasi SATUSEHAT Indonesia. Hasil pemeriksaan nantinya dapat menjadi informasi bagi siswa dan orang tua mengenai kondisi kesehatan masing-masing.
“Kita masukkan ke dalam aplikasi SATUSEHAT Indonesia. Jadi nanti kita olah dulu datanya,” katanya.
Dengan jumlah peserta mencapai 540 siswa, proses pengolahan hasil pemeriksaan membutuhkan waktu. Terlebih, siswa Sekolah Rakyat berasal dari sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Majalengka, dan Kuningan.
Selain CKG, para siswa juga dijadwalkan mengikuti tes kebugaran pada 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut kembali melibatkan empat puskesmas dan akan dilaksanakan pada pagi hari dengan penanggung jawab dari bidang kesehatan olahraga.
Ia berharap seluruh siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan tanpa ada yang terlewat. Ia menyebut sebelum pelaksanaan CKG, para siswa telah masuk ke lingkungan sekolah dan tinggal di asrama.
“Insya Allah sudah, karena sebelum tanggal 15 mereka masuk boarding. Ibu guru juga sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah. Mudah-mudahan tidak ada yang terlewat,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....