MPLS SRT 1 Kabupaten Cirebon Digelar Bertahap, Siswa Dikenalkan Pendidikan Asrama
- 19 Agt 2026 08:36 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terintegrasi. Program tersebut memberikan kesempatan kepada siswa dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan, asrama, hingga berbagai fasilitas pendukung secara gratis.
Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial, yang juga PIC Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon, Suratna mengatakan, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, keamanan, serta kenyamanan siswa.
“MPLS Kementerian Sosial dalam hal ini Sekolah Rakyat dimulai dalam empat tahap. Bertahap untuk kesiapan sarana prasarana, keamanan, kenyamanan siswa dan kepastian utilitas dasar, yaitu air dan listrik,” ujarnya pada Sabtu 15 Agustus 2026.
Ia menyebutkan, MPLS menjadi bagian dari program persiapan siswa sebelum mengikuti kegiatan pendidikan secara penuh. Dalam pelaksanaannya, siswa juga akan mendapatkan pembiasaan untuk tinggal dan belajar di lingkungan asrama.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang diterjemahkan melalui Kementerian Sosial. Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Ini adalah gagasan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diterjemahkan oleh Menteri Sosial. Ini adalah upaya memutus rantai kemiskinan,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga dipengaruhi kebiasaan, dukungan, dan kesempatan yang diperoleh. Karena itu, Sekolah Rakyat memberikan berbagai fasilitas untuk mendukung proses belajar dan perkembangan siswa.
“Anak-anak sekalian nanti di sini kalian akan mendapatkan beasiswa penuh. Kemudian makan tiga kali sehari, dua kali kudapan, dapat laptop, kesehatan, dan asrama,” ujarnya.
Selain pendidikan akademik, siswa juga akan diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan minat, baik di bidang olahraga maupun kegiatan lainnya. Pengembangan karakter dan kedisiplinan juga menjadi bagian penting dalam pembinaan siswa selama mengikuti program Sekolah Rakyat.
Suratna berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin, menghormati guru, serta menyayangi orang tua. Ia juga mengingatkan agar lingkungan Sekolah Rakyat menjadi ruang pendidikan yang ramah dan bebas dari perundungan maupun kekerasan.
“Anak-anak itu adalah harapan bangsa. Silakan belajar, disiplin, dan membentuk karakter. Sekolah Rakyat selalu ada untuk mendukung anak-anak,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon melibatkan siswa dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Para siswa mengikuti pembelajaran dengan dukungan guru, wali asrama, pendamping, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program.
Ia berharap para siswa dapat menjalani pendidikan dengan penuh semangat dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan. Menurutnya, keberhasilan lulusan Sekolah Rakyat nantinya menjadi salah satu indikator penting keberlanjutan program dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....