MBG Majalengka Bangun Ekosistem Ekonomi, Libatkan Ratusan Pelaku Usaha Lokal
- 06 Apr 2026 17:08 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Program Makan Bergizi Gratis MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Hal ini terlihat dari keterlibatan pelaku usaha daerah dalam penyediaan bahan pangan.
Koordinator SPPG Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khoerunisa mengatakan, penggunaan bahan baku lokal menjadi prioritas. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami diarahkan untuk mengutamakan bahan baku lokal,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Minggu, 5 April 2026.
Ia menegaskan, program ini juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Banyak warga yang terlibat sebagai relawan maupun tenaga operasional.
“Dampak program ini bukan hanya gizi, tapi juga membuka lapangan kerja,” katanya.
Selain itu, ratusan pemasok lokal telah terlibat dalam rantai distribusi MBG. Mereka berasal dari koperasi, UMKM, hingga kelompok tani.
“Sudah ada sekitar 592 supplier MBG dari koperasi, UMKM, dan lainnya,” ucapnya.
Kolaborasi dengan berbagai pihak terus diperluas, termasuk dengan koperasi Merah Putih. Hal ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Program MBG pun dinilai menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Sinergi antar sektor menjadi kunci keberhasilan implementasi program ini.
Ia mengatakan, saat ini jumlah SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Majalengka mencapai 139 unit. Seluruhnya sudah aktif dalam mendistribusikan makanan kepada total 364.711 orang penerima manfaat MBG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....