OJK Cirebon Resmikan Desa Jagara Jadi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif
- 02 Sep 2026 16:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat pemerataan akses keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga tingkat desa melalui Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI). Upaya tersebut diwujudkan melalui peresmian Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, dalam momentum Festival BUMDes Jawa Barat 2026 pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan Desa EKI dibangun bukan hanya untuk membuka akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkannya. Menurutnya, literasi keuangan diperlukan agar masyarakat dapat menggunakan layanan keuangan secara tepat untuk kegiatan ekonomi produktif.
“Desa EKI bukan sekadar membuka akses keuangan. Yang kita bangun adalah ekosistem, bagaimana masyarakat memiliki literasi yang baik, mendapatkan akses terhadap layanan keuangan yang sesuai dan mampu memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi produktif,” ujar Agus.
Desa Jagara dinilai memiliki potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan karena menjadi salah satu desa penyangga Waduk Darma. Aktivitas wisata tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kuliner, perdagangan, jasa, UMKM, serta pengelolaan potensi ekonomi melalui BUMDes.
“Di Jagara sudah ada potensi wisata, BUMDes, UMKM dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini yang kemudian kita perkuat dengan ekosistem keuangan, sehingga potensi yang sudah ada dapat berkembang lebih optimal,” ucapnya.
Penguatan Desa EKI dilakukan melalui edukasi dan product matching dengan mempertemukan kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha dengan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai. Akses tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan transaksi, tabungan, pembiayaan usaha, serta pengelolaan pendapatan masyarakat.
Sementara Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi penetapan Desa Jagara sebagai Desa EKI karena dapat mendukung masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi desa. Menurutnya, pengelolaan potensi secara tepat dapat menciptakan nilai tambah dan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Potensi desa sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut kita kelola, kita kemas dan kita kembangkan sehingga memberikan nilai tambah dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata Dian.
OJK Cirebon bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Desa Jagara, BUMDes, industri jasa keuangan, pelaku UMKM dan masyarakat akan terus memperkuat kolaborasi tersebut. Pengembangan Desa EKI Jagara diarahkan pada peningkatan literasi, perluasan akses layanan keuangan formal, serta pemanfaatan produk keuangan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....