Delegasi Jepang, JICA dan UNICEF Pantau Program Pendidikan, Gizi dan MBG di Biak

  • 18 Sep 2026 20:51 WIB
  •  Biak

RRI. CO. ID, Biak – Delegasi dari Kedutaan Besar Jepang, JICA, dan UNICEF Indonesia, bersama perwakilan kementerian terkait didampingi Pemerintah Daerah Biak Numfor, melaksanakan Kunjungan Pemantauan Bersama (Joint Monitoring Visit) selama dua hari, pada 17–18 September 2026. Kegiatan ini bertujuan meninjau pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Pembelajaran, Gizi, dan Kesejahteraan Anak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Dalam dua hari kunjungan, tim meninjau sejumlah lokasi strategis, antara lain fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) Fandoi untuk memastikan ketersediaan ikan lokal yang aman dan andal bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tim juga mengunjungi Kampung Modern Nelayan Kalamo, guna memahami potensi dan ketersediaan ikan dari produsen lokal dalam rantai pasok MBG.

Kunjungan ke Dapur Pusat Sehat Wijaya (SPPG), Distrik Samofa, untuk meninjau kesiapan operasional dan aspek-aspek penting dalam memastikan keamanan produksi dan distribusi makanan, termasuk ketersediaan air, energi, peralatan, tenaga kerja, kualitas menu, keamanan pangan, dan pengelolaan limbah.

Selanjutnya, kunjungan dilakukan ke TK Hang Tuah untuk mengamati proses pembelajaran berbasis bermain, edukasi gizi, serta penyediaan makanan di satuan PAUD. Serta di SD YPK Sorido juga dikunjungi untuk melihat praktik pembelajaran literasi dan numerasi yang kontekstual, integrasi edukasi gizi, serta pelibatan orang tua dalam pendidikan anak.

Tim juga menyaksikan langsung kegiatan kampanye edukasi gizi di masyarakat, termasuk lomba memasak berbahan pangan lokal yang melibatkan orang tua, serta berdiskusi dengan pemangku kepentingan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengenai kemajuan, dampak, dan rencana keberlanjutan program.

Kepala UNICEF Tanah Papua, Aminuddin Ramdan, menyampaikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai. Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar memantau pelaksanaan program, melainkan memastikan anak-anak dapat tumbuh di lingkungan yang sehat, aman, dan mendapatkan pembelajaran yang berkualitas.

"Angka numerasi di Biak Numfor meningkat cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, dan literasi juga mengalami peningkatan. Ini bukti nyata peningkatan kemampuan pedagogi guru yang terus kita dorong melalui program ini," ungkap Aminuddin.

Ia juga menekankan bahwa program ini tidak hanya soal pemberian makanan bergizi, melainkan sistem yang menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin di sekolah melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dukungan dari Puskesmas, edukasi gizi bagi anak maupun orang tua, hingga peran aktif guru dalam memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak aman dan layak.

"Kami juga mendukung penguatan pangan lokal melalui kerja sama dengan Universitas Cenderawasih untuk mengembangkan blue ekonomi, sehingga hasil laut lokal dapat dimanfaatkan secara optimal untuk gizi masyarakat sekaligus mendongkrak ekonomi warga," Ungkapnya.

Sementara, Penjabat Sekda Biak Numfor, Zakarias Mailoa, yang mewakili Pemerintah Daerah menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa hasil evaluasi tim menunjukkan tidak ada satu pun insiden yang terjadi selama pelaksanaan program MBG di Biak Numfor, sebuah capaian yang diapresiasi tinggi oleh tim peninjau.

"Pemerintah Jepang dan UNICEF sangat puas dengan apa yang mereka tinjau di lapangan. Tidak ada insiden, ini bukti koordinasi yang terus kita bangun lintas instansi berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini baru sekitar 14.000 siswa atau 37 persen dari total sekitar 38.000 siswa yang telah terjangkau program. Ia berharap daerah-daerah terluar dan terisolir (3T) seperti Padaido, Biak Utara, Biak Barat, Biak Timur, hingga Pulau Numfor segera mendapatkan layanan yang sama.

"Informasi terkini, surat terkait kesiapan infrastruktur SPPG di daerah 3T sudah dikirimkan langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional. Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti, sehingga seluruh anak-anak kita dari PAUD hingga jenjang pendidikan menengah, termasuk madrasah, dapat merasakan manfaat program ini secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Biak Numfor," Ungkap Pj. Sekda.

Turut serta dalam kegiatan kunjungan, seluruh mitra kerja, Badan Gizi Nasional, Yayasan Rumsram, Jenewa Mandani Indonesia, para OPD terkait serta SPPG di Biak Numfor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....