Kolaborasi Tingkatkan Literasi, Numerasi dan Gizi Anak Biak Numfor
- 24 Apr 2026 08:55 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan di Kabupaten Biak Numfor melalui berbagai praktik baik yang melibatkan sekolah, orang tua, hingga lembaga masyarakat. Hal tersebut disampaikan Elizaberth Bukorpioper selaku perwakilan dari Yayasan Rumsram dalam dialog bincang pagi RRI Biak, Jumat 24 April 2026.
Elizabeth Bukorpioper, menjelaskan program ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi pendidikan dasar di Biak Numfor, khususnya pada aspek literasi, numerasi, dan gizi anak.
“Di situasi pendidikan di Kabupaten Biak Numfor, khususnya pendidikan dasar terkait dengan literasi, numerasi dan juga gizi, maka Yayasan Rumsram bekerja sama dengan UNICEF melalui dukungan Kedutaan Besar Jepang menyelenggarakan program peningkatan kualitas pembelajaran literasi, numerasi, gizi dan kesejahteraan anak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui program ini pihaknya melakukan intervensi di sejumlah satuan pendidikan, baik PAUD maupun sekolah dasar. Ia menambahkan, program ini tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mengintegrasikan aspek gizi sebagai bagian penting dari proses belajar anak.
“Kami menyasar sekitar delapan PAUD dan sembilan sekolah dasar intervensi, di mana kami menyadari bahwa sumber daya dan anggaran terbatas. Namun melalui gerakan bersama ini kami ingin mengkapasitasi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada tiga pilar utama, yakni manajemen sekolah, peran guru, serta keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, program ini juga mendorong kolaborasi aktif antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Kepala SD Inpres Sorido, Yohan Msen, mengungkapkan bahwa melalui program tersebut para guru mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait komponen literasi dan numerasi.
“Terkait literasi, kami mempelajari komponen kesadaran fonologi yang membicarakan tentang bunyi huruf, kemudian fonik yaitu cara memahami bacaan, kosa kata dan makna kata dalam kalimat, tata bahasa, serta kemampuan menulis yang baik dan benar,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada aspek numerasi, guru dibekali pemahaman konsep dasar berhitung.
“Untuk numerasi, kami belajar tentang penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pecahan hingga pola bilangan. Jadi siswa tidak hanya menghitung, tetapi memahami konsep dasar secara menyeluruh,” ujarnya
Melalui program ini, diharapkan praktik-praktik baik yang diterapkan di sekolah dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya di Biak Numfor, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....