Warga: Penertiban BBM Subsidi Bantu Kurangi Antrean SPBU
- 12 Agt 2026 20:08 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Warga Kabupaten Biak Numfor mengapresiasi langkah Satuan Tugas Bahan Bakar Minyak (Satgas BBM) Polres Biak Numfor yang dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Biak Numfor, ptu Daniel Z. Rumpaidus, S.H., M.H., bersama tim,dalam menertibkan dan mengawasi penyaluran BBM subsidi di sejumlah SPBU. Pemantauan dan penertiban dilakukan di tiga titik SPBU, yakni SPBU Dolog di Jalan Sisingamangaraja, SPBU Bempo di Jalan Jenderal Sudirman, dan SPBU Fajar Papua, sejak 5 Agustus 2026.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok BBM jenis Pertalite dan Solar sebenarnya tersedia cukup, dengan pasokan harian berkisar 10 hingga 15 kiloliter per SPBU. Kendala yang ditemukan bukan pada ketersediaan BBM, melainkan adanya penyalahgunaan dan pengisian secara berlebihan oleh pihak-pihak tertentu.
Dalam operasi penertiban tersebut, kepolisian mengamankan sejumlah kendaraan beserta peralatan modifikasi tangki yang diduga digunakan untuk melakukan pengisian BBM subsidi dalam jumlah berlebih
Langkah kepolisian ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya pengemudi ojek yang selama ini ikut terdampak antrean panjang di SPBU.
Salah seorang warga asal Inggiri yang berprofesi sebagai tukang ojek, Keis Karubaba, mengaku bersyukur dengan adanya pengawasan dari kepolisian karena masyarakat kecil kini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan BBM subsidi.
“Kalau kami masyarakat kecil seperti tukang ojek, kami berterima kasih karena ada kesempatan kami juga bisa dapat bagian. Kami berterima kasih sekali untuk adanya penertiban ini,” ujar Keis, Rabu 12 Agustus 2026
Menurutnya, sebelum dilakukan penertiban, antrean panjang di SPBU membuat pengemudi ojek kesulitan mendapatkan BBM, terutama ketika berhadapan dengan kendaraan yang melakukan pengisian berulang.
“Kalau kami masuk, antreannya sudah panjang sekali, apalagi yang tap-tap begitu. Kadang-kadang setengah mati kami untuk ikut dalam pengisian bahan bakar,” katanya.
Keis berharap pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi dapat terus dilakukan agar seluruh masyarakat memperoleh hak yang sama.
“Kalau tidak, kami susah dapat itu. Jadi kami tukang ojek berterima kasih sekali karena kami juga bisa dapat bagian di SPBU,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Rianti,. Ia mengaku kondisi antrean BBM saat ini sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Dulu saya suka ikut antre. Antriannya panjang sekali. Sekarang sudah lebih baik,” kata Rianti.
Warga lainnya, Arfan, yang mewakili sebagian aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Biak Numfor, juga menyampaikan apresiasi kepada Satreskrim Polres Biak Numfor yang turun langsung melakukan penertiban di lapangan.
“Saya mewakili sebagian aparatur sipil negara Kabupaten Biak Numfor mengucapkan terima kasih kepada Satuan Reskrim Polres Biak Numfor. Dengan adanya turun lapangan seperti ini, akhirnya kemacetan atau antrean panjang para pelaku tap-tap bensin mulai berkurang,” ujar Arfan.
Sebelumnya, penertiban Satgas BBM Polres Biak Numfor dilakukan sebagai tindak lanjut atas pengaduan dan keluhan masyarakat, termasuk informasi yang beredar di media sosial terkait antrean panjang dan kelangkaan BBM subsidi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....