Polres Biak Kembali Tertibkan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU

  • 18 Agt 2026 15:46 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak — Satuan Tugas Bahan Bakar Minyak (Satgas BBM) Polres Biak Numfor kembali melakukan pemantauan dan penertiban penyaluran BBM bersubsidi di tiga SPBU di Kabupaten Biak Numfor, Selasa 18 Agustus 2026. Ketiga SPBU yang menjadi lokasi pemantauan yakni SPBU Dolog di Jalan Sisingamangaraja, SPBU Bempo di Jalan Jenderal Sudirman, dan SPBU Fajar Papua.

Kasat Reskrim Polres Biak Numfor, Iptu Daniel Z. Rumpaidus, S.H., M.H., menyebutkan penertiban dilakukan untuk memastikan masyarakat yang memiliki hak mendapatkan BBM bersubsidi dapat memperoleh pelayanan secara adil. Kepolisian tidak melarang masyarakat melakukan pengisian selama menggunakan kendaraan dengan tangki standar dan sesuai prosedur.

“Kami melakukan penindakan bagi mereka yang menggunakan tangki-tangki modifikasi. Artinya, masyarakat yang memiliki hak untuk melakukan pengisian menggunakan tangki standar, silakan saja, karena itu memang haknya,” ujarnya

Kasatreskrim menjelaskan, setiap SPBU memiliki kuota BBM jenis Pertalite dan Solar tersedia dalam jumlah yang cukup. Pasokan harian masing-masing SPBU berkisar antara 10 hingga 15 kiloliter. Dengan distribusi yang berjalan sesuai kuota, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama pengisian dilakukan secara tertib dan tidak mengambil hak pengguna lainnya.

Terkait dengan pengawasan, Kasat Reskrim Polres Biak Numfor menyebut kegiatan tersebut dilakukan di seluruh wilayah kerja Polres Biak Numfor sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.

“Artinya, ketika masing-masing mengisi dengan haknya yang sama, otomatis orang lain juga mendapatkan bagian. Jadi siklus ini berputar terus. Silakan masyarakat yang memiliki hak untuk mengisi, kami hanya membantu pemerintah daerah untuk menertibkan pelaku-pelaku yang memiliki kepentingan di dalamnya,” katanya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Fajar Papua, Teodoros Kawer, mengatakan pihaknya juga menyiapkan stok untuk pelayanan pada pagi hari sembari menunggu pasokan dari mobil tangki. Dengan hadirnya pengawasan ini, SPBU Fajar papua dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari

“Sisa stok yang biasa kita simpan untuk pelayanan SPBU pada pagi hari itu biasanya sekitar 7 sampai 10 ton, sambil menunggu pembongkaran mobil tangki untuk stok per hari di SPBU,” ujar Teodoros.

Salah satu warga Muhammad Rusman Sukmajaya menyambut baik penertiban yang dilakukan kepolisian. Menurutnya, keberadaan pengawasan ini sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat bersyukur sekali bisa merasakan BBM Pertalite. Selama ini antreannya begitu banyak. Kami setengah mati sekali untuk menunggu, karena ini sangat membantu kami untuk dapat pergi beraktivitas dan bekerja,” ujarnya

Ia berharap pengawasan dan penertiban dapat dilakukan secara konsisten agar BBM bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Sebelumnya Polres Biak Numfor juga mengimbau masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian. Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan sendiri, tetapi dapat mendokumentasikan dugaan pelanggaran sebagai bahan laporan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....