HUT ke-108, Pemda Biak Numfor Usung SDM Unggul demi Kesejahteraan Berkelanjutan
- 17 Jul 2026 17:39 WIB
- Biak

RRI.CO.ID, Biak – Peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintahan Kabupaten Biak Numfor ke-108, Jumat 17 Juli 2026, berlangsung di Gedung KSL Ballroom Biak. Mengusung tema “Sumber Daya Manusia Unggul untuk Kesejahteraan Berkelanjutan”, peringatan ini menjadi momen merenungi sejarah, mengevaluasi capaian, serta merancang langkah pembangunan ke depan.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C R Kapissa, mengatakan, tepat pada 17 Juli 1918, pemerintahan di wilayah ini mulai dibentuk, sehingga rentang 108 tahun menjadi bukti perjalanan panjang yang penuh dinamika dan nilai sejarah.
Peringatan ini mengandung tiga makna filosofis, yaitu Retrospektif: Menengok masa lalu sebagai fondasi dan referensi melangkah ke masa kini dan masa depan; Introspektif: Momen mengintrospeksi diri agar mampu menjawab tantangan kekinian; dan Prospektif: Merancang masa depan berdasarkan realita saat ini tanpa melupakan nilai sejarah.
“Biak Numfor kini sudah cukup dewasa—dewasa dalam iman, pemerintahan, serta seni dan budaya. Mari jadikan sejarah sebagai inspirasi, isi perjuangan dengan kerja produktif yang tulus,” ujarnya.

Wabup menegaskan bahwa pemerintahan dan pembangunan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Pembangunan harus dikawal dengan landasan yang kuat, holistik, serta visi-misi yang jelas. Rasa cinta dan bangga terhadap daerah harus terwujud dalam kerja keras, ikhlas, dan cerdas sesuai potensi masing-masing.
Biak Numfor dinilai memiliki keunggulan besar, mulai dari kekayaan alam, potensi kelautan dan pariwisata, letak geografis strategis, hingga modal sosial masyarakat yang kuat. Di tengah keterbatasan keuangan daerah, berbagai capaian prestasi berhasil diraih berkat kerja sama seluruh elemen.
Ia juga memaparkan berbagai capaian dan penghargaan yang diraih pemerintah daerah saat ini, yaitu sukses menyelenggarakan Pemilihan Kepala Kampung serentak; Penghargaan Program Digitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen; Kinerja terbaik standar akuntansi dan penyampaian laporan keuangan TA 2025; Penghargaan Percepatan Digitalisasi Daerah 2025–2026 dari Perwakilan BI Papua; Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan TA 2025 untuk keenam kalinya berturut-turut dari BPK RI Perwakilan Papua; Peringkat kedua pengendalian inflasi se-Papua dari Kemendagri, disertai insentif Rp2 miliar; Juara ketiga penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dari Kemendagri, disertai insentif Rp1 miliar, dan berbagai capaian lainnya.
“Semua capaian ini adalah hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten, DPRK, Forkopimda, instansi vertikal, TNI–Polri, dunia usaha, dan seluruh masyarakat. Ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan yang maju dan berkelanjutan,” ungkap Wakil Bupati.

Sementara itu, Kepala BPKAD sekaligus Ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan ini menghadirkan kilas balik jejak sejarah sebagai bentuk penghormatan tulus kepada para pendahulu, perintis pemerintahan, tokoh adat, agama, perempuan, pemuda, budayawan, dan seluruh masyarakat yang meletakkan fondasi pembangunan.
“Tanggal 17 Juli 1918 ditetapkan sebagai tonggak lahirnya pemerintahan di Biak Numfor. Apa yang kita nikmati hari ini adalah buah perjuangan generasi terdahulu. Semangat itu harus kita jaga untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan Biak Numfor yang sejahtera, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-108 Pemerintahan Biak Numfor juga ditandai dengan doa bersama lintas agama. Dihadiri oleh Jajaran Pemerintah Biak Numfor, unsur Forkopimda, Pimpinan TNI-Polri, Pimpinan BUMN/D, Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....