Panitia Matangkan Persiapan Pesparani Provinsi Papua di Biak

  • 03 Sep 2026 07:30 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak - Menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik atau Pesparani Tingkat Provinsi Papua pada 26 Oktober hingga 2 November 2026 mendatang, panitia menggelar pertemuan untuk mematangkan berbagai persiapan guna mensukseskan kegiatan dimaksud.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Arsip Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor tersebut, membahas teknis pelaksanaan, kesiapan akomodasi, konsumsi, transportasi, serta pembagian tugas antara panitia lokal dan panitia provinsi.

Ketua Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Tingkat Provinsi Papua. Arnold Tethool mengatakan dalam pertemuan ini panitia menyepakati sejumlah poin penting terkait pelaksanaan lomba, mulai dari jadwal pertandingan, persyaratan peserta, hingga kesiapan dewan juri yang akan dihadirkan.

Ia berharap, pesparani dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan yang terbaik untuk hormat dan kemuliaan bagi Tuhan.

“Kita berharap melalui kegiatan pesparani ini, umat katolik lebih semangat lagi untuk memuji Tuhan melalui puji – pujian tidak hanya di dalam gereja , tetapi juga di luar,” ujar Ketua Panitia Pesparani Provinsi Papua Arnold Tethool usai pertemuan Rabu,(2/9/2026)

Arnold.

Sementara Sekretaris 1 Panitia Pesparani Katolik Provinsi Papua Evan mengatakan, pesparani Provinsi Papua akan diikuti perwakilan dari 7 kabupaten dan 1 kota diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, Keerom, Jayapura, Yapen, dan Waropen, sementara beberapa daerah lain seperti Kbupaten Sarmi, Supiori, dan Mamberamo belum memastikan keikutsertaan.

Adapun mata lomba yang akan dipertandingkan sebanyak 13, meliputi paduan suara anak, remaja, OMK, dewasa, lomba Mazmur, cerdas cermat rohani, hingga tutur kitab suci dan sejumlah lomba lainnya.

Diharapkan kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi momentum untuk menumbuhkan iman sekaligus mempromosikan Biak, serta menunjukkan eksistensi umat Katolik bertepatan peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang.

“Kegiatan ini mengajak umat katolik untuk menghidupkan music gereja, melaksanakan ajaran Tuhan melalui Kitab Suci, dan mengajak semua pihak terlibat aktif dalam setiap kegiatan gereja, entah itu lewat puji – pujian, membaca kitab suci dan lainnya agar iman bertumbuh,” ucap Evan

Evan

Sebelumnya Ketua Panitia Pesparani Katolik Kabupaten Biak Numfor, Gunadi mengatakan seluruh fasilitas pendukung sudah mulai dipersiapkan, mulai dari Lokasi venue utama, tempat penginapan, serta rute transportasi peserta juga telah dipetakan.

Disisi lain Umat Katolik di Biak Numfor menyambut baik kepercayaan sebagai tuan rumah, bahkan dukungan mulai datang dari berbagai pihak terutama Wanita Katolik, Orang Muda Katolik, dan para Pastor Paroki yang siap terlibat dalam kepanitiaan maupun kegiatan penyambutan.

“Kami ingin Pesparani ini tidak hanya sukses secara lomba, tetapi juga menjadi ajang promosi iman dan budaya Papua, khususnya Biak dan kegiatan pesparani ini di dukung penuh oleh Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra," ujar Gunadi

Gunadi

Tema pesparani katolik tahun 2026 "Melalui Musik Kudus Kita Wujudkan Persaudaraan dan Pelestarian Budaya Papua" dengan subtema "Bersatu dalam Nada, Berakar pada Budaya". sementara Moto kegiatan "Satu Nada, Satu Iman, Satu Papua" dipilih untuk mempererat kebersamaan umat Katolik di Papua dan Lambang Pesparani menggunakan burung Mambruk sebagai ciri khas Biak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....