Sebanyak 162 Siswa Kelas IX SMPN 1 Biak Kota Ikuti TKA Selama Dua Hari
- 08 Apr 2026 10:44 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – SMP Negeri 1 Biak Kota resmi melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang kedua yang berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 April 2026. Pelaksanaan ujian berbasis komputer ini berjalan aman dan lancar, meski merupakan kali pertama sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 1 Biak Kota, Pieter Rumbrawer, S.Pd., membenarkan bahwa persiapan telah dilakukan jauh hari, mulai dari sosialisasi kepada orang tua dan siswa hingga kesiapan perangkat.
"Sebelumnya pada bulan lalu kami sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua, kemudian kepada anak-anak, dan melakukan persiapan-persiapan mulai dari perangkatnya sampai pada kemarin. Terkait dengan perangkat, sebagian besar dimiliki oleh siswa, kemudian di sekolah juga punya, sehingga pada hari ini kami bisa melaksanakan tes," ujarnya, Rabu 8 Maret 2026.
Dari total siswa kelas IX tercatat 162 siswa mengikuti ujian, sementara 22 siswa lainnya tidak mengikuti. Ujian dibagi menjadi tiga ruangan dan tiga sesi agar berjalan tertib.
"Untuk ruang 1 jumlah peserta sebanyak 22, ruang 2 sebanyak 16, dan ruang 3 sebanyak 16. Ini berlaku untuk sesi pertama, kedua, maupun ketiga. Pada sesi pertama ini, semua berjalan dengan aman dan lancar. Mata ujian yang hari ini diujikan adalah mata pelajaran Matematika dan sejauh ini kami belum temukan kendala yang berarti," jelasnya.
Kepala Sekolah berharap para peserta dapat mengerjakan soal dengan maksimal. "Semoga apa yang hari ini dikerjakan oleh anak-anak mendapatkan nilai yang baik, sehingga kami di sekolah juga bisa mendapatkan nilai rapor pendidikan yang baik pula,"ucapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Heru Cahyono, menjelaskan tantangan utama dalam pelaksanaan TKA perdana ini adalah ketersediaan perangkat komputer. Meski tahun sebelumnya TKA sudah diterapkan di tempat lain, SMPN 1 Biak Kota baru menerapkannya tahun ini.
"Kekurangan PC di sekolah itu kami atasi dengan cara meminjam pada siswa, sesuai kebutuhan. Kami membagi menjadi tiga ruangan dengan tiga sesi karena jumlah kami 162 siswa, mustahil jika harus menyediakan komputer satu-satu tanpa pembagian sesi," jelasnya.
Dari data yang ada, sekolah memiliki sekitar 50 unit komputer yang layak operasional dari total aset yang ada. Untuk menutupi kekurangan tersebut, pihak sekolah meminjam sekitar 20 unit laptop dari siswa selama dua hari pelaksanaan ujian.
"Kurang lebih yang kami pinjam itu 20 laptop dari siswa untuk menutupi kekurangan. Alhamdulillah, untuk kendala jaringan tidak ada sama sekali. Kami menggunakan Indihome dan syukur lancar sampai hari ini," ungkapnya.
Salah satu peserta ujian, Ahmad Al Farasyah dari kelas IX-C, mengaku antusias mengikuti tes tersebut. Meski mengakui ada beberapa soal yang terasa sulit,namun proses pengerjaan TKA berjalan tanpa hambatan teknis.
"Mungkin beberapa soal sulit, tapi selama pekerjaan tidak ada kendala. Menurut saya, saya merasa senang setelah selesai TKA-nya. Walaupun besok ada TKA selanjutnya, semoga besok masih bisa lancar,”ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....