Kabel Optik Dicuri, Sejumlah Wilayah di Biak Alami Gangguan Internet
- 29 Agt 2026 13:14 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak — Jaringan internet dan layanan Indihome di sejumlah wilayah Kabupaten Biak Numfor mengalami gangguan total akibat pencurian kabel optik yang terjadi pada Sabtu dini hari, 29 Agustus 2026. Kejadian ini menyebabkan layanan lumpuh sejak pukul 02.00 WIT dini hari.
Martin, Tim Leader Lapangan Telkom Biak, menjelaskan bahwa pencurian kabel ini terjadi di beberapa titik sekaligus dengan kerugian yang cukup besar.
"Di jalur Manuhua saja ada sekitar 300 meter kabel yang hilang dan harus diganti, terdiri dari 3 jenis kabel berbeda. Belum lagi satu titik putus di dekat area POM AU yang jaraknya 250 meter juga hilang. Total keseluruhan kabel yang hilang mencapai sekitar 900 meter di lokasi utama dan 250 meter di area POM AU dan Dafuar," ungkap Martin, Sabtu 29 Agustus 2026.
Akibat peristiwa tersebut, layanan jaringan di area Samofa, Ridge, Angkasa, hingga Dafuar mengalami gangguan total (down). Tidak hanya layanan Indihome, jaringan Telkomsel di Tower Goa Jepang juga ikut lumpuh, dengan total 13 titik jaringan yang terdampak.
Untuk mempercepat pemulihan, Telkom Biak mengerahkan 5 tim yang beranggotakan minimal 10 orang, termasuk siswa PKL asal Waropen. Estimasi perbaikan dan penggantian kabel diperkirakan memakan waktu hingga 5 jam agar layanan dapat kembali normal.
Martin juga menyampaikan dugaan pelaku keliru mengira kabel tersebut bernilai jual tinggi.
"Ini kabel optik yang tidak memiliki nilai jual bahan logam. Diduga pelaku sebenarnya memotong kabel tembaga milik TNI AU yang juga ikut rusak, lalu mengira kabel optik ini juga bernilai jual. Sepertinya mereka salah sasaran," jelasnya.
Pihaknya mencatat kerugian materiil sangat besar, tidak hanya dari segi kabel, tetapi juga material dan biaya operasional perbaikan di lapangan. Saat ini tim masih fokus menangani perbaikan, dan laporan ke pihak kepolisian baru akan dilakukan setelah penanganan lapangan selesai dilakukan.
Pihak Telkom Biak berharap ke depannya dapat dilakukan peningkatan patroli keamanan, terutama pada jam-jam rawan dini hari, mengingat kejadian serupa sudah berulang kali terjadi, tercatat minimal dua kali pada jalur yang sama di tahun lalu.
"Kami sudah menginformasikan kepada para pelanggan terkait gangguan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berjanji akan berupaya secepat mungkin memulihkan layanan," ungkap Martin mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....