Kunci Menu Sahur Bernutrisi Tetap Prima di Bulan Ramadan

  • 27 Feb 2026 11:14 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan waktu penuh berkah yang selalu dinantikan umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Agar mampu menjalani puasa seharian dengan lancar, penuh energi, dan tetap produktif, sahur memiliki peran yang sangat krusial. Sahur bukan hanya aktivitas makan sebelum terbit fajar, tetapi merupakan fondasi energi yang akan menopang tubuh hingga waktu berbuka.

Jika sahur dilewatkan, tubuh berisiko mengalami berbagai keluhan seperti lemas, pusing, mengantuk, sulit berkonsentrasi, hingga rasa lapar berlebihan. Kondisi tersebut tentu dapat memengaruhi performa kerja maupun aktivitas ibadah sepanjang hari.

Karena itu, memilih menu sahur yang bergizi seimbang menjadi langkah penting untuk menjaga stamina. Asupan nutrisi yang tepat membantu tubuh menyimpan cadangan energi dalam bentuk glikogen di hati dan otot, sehingga daya tahan tetap terjaga selama berjam-jam tanpa asupan makanan dan minuman.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi karbohidrat kompleks dan protein yang cukup mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil lebih lama. Dengan kadar glukosa yang terkontrol, energi terasa lebih bertahan, konsentrasi meningkat, dan rasa lapar dapat ditekan. Sahur sehat juga berkontribusi dalam mencegah kelelahan berlebihan, menjaga fungsi memori, serta meminimalkan risiko hipoglikemia.

Selain menjaga energi, sahur bergizi juga berdampak baik pada sistem pencernaan. Asupan serat dan cairan yang cukup membantu kerja peristaltik usus, mencegah sembelit, gangguan cerna, hingga masalah penyerapan nutrisi. Hidrasi yang baik saat sahur pun penting untuk mencegah sakit kepala dan dehidrasi selama puasa.

Lalu, apa saja komponen penting dalam menu sahur yang ideal? Dilansir dari fimela.com, yuk kita simak berikut ini.

1. Karbohidrat Kompleks

Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Sumbernya antara lain nasi merah, roti gandum, oat, jelai, quinoa, soba, bulgur, serta gandum utuh. Kandungan seratnya membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat kenyang lebih lama.

2. Protein Berkualitas

Protein berfungsi memperbaiki jaringan tubuh dan memberikan rasa kenyang lebih tahan lama. Telur merupakan sumber protein lengkap yang mudah diolah. Selain itu, yogurt Yunani, keju cottage, labneh, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, serta biji-bijian juga merupakan pilihan baik.

3. Lemak Sehat

Lemak sehat menyediakan energi tambahan dan membantu menjaga rasa kenyang. Alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, selai kacang alami, dan minyak zaitun adalah contoh sumber lemak baik. Kandungan serat pada alpukat juga membantu menjaga kestabilan gula darah.

4. Makanan Tinggi Serat

Buah dan sayuran segar sangat penting untuk mendukung pencernaan serta mencegah sembelit. Serat memperlambat pelepasan energi sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar.

Tak kalah penting, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi saat sahur. Minum air yang cukup sebelum imsak membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi risiko haus berlebihan di siang hari.

Dengan perencanaan menu sahur yang tepat dan bergizi seimbang, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman, tubuh tetap bugar, dan aktivitas sehari-hari tetap optimal. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....