Menu Sahur Ideal untuk Puasa Lancar, Ini yang Harus Dihindari

  • 26 Feb 2026 14:06 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Menentukan menu sahur yang tepat sangat berpengaruh pada kelancaran puasa sepanjang hari. Asupan yang seimbang akan membantu menjaga energi tetap stabil, mencegah rasa haus berlebihan, serta membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas.

Dikutip dari fimela.com, berikut beberapa pilihan makanan yang dianjurkan, sekaligus yang sebaiknya dibatasi saat sahur.

Menu Sahur yang Dianjurkan

• Oatmeal, bisa dimasak dengan susu atau air, lalu ditambahkan biji chia, irisan pisang, dan kacang-kacangan. Untuk variasi gurih, oatmeal dapat dipadukan dengan bayam, jamur, serta telur rebus. Kandungan seratnya membantu kenyang lebih lama.

• Telur, baik direbus, dibuat orak-arik, maupun omelet dengan tambahan sayuran. Telur merupakan sumber protein lengkap yang membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih tahan lama.

• Yogurt Yunani (Greek Yogurt), disajikan bersama buah beri, sedikit madu, serta granola atau kacang cincang. Kandungan proteinnya tinggi dan baik untuk kesehatan pencernaan.

• Roti Gandum Utuh, Dipadukan dengan alpukat tumbuk, telur rebus, dan irisan mentimun. Karbohidrat kompleksnya membantu pelepasan energi secara bertahap.

• Kurma, Mengandung gula alami dan serat yang dapat memberikan energi dengan cepat, sekaligus menyediakan vitamin dan mineral penting.

• Sup Hangat, Sup lentil, ayam, atau sayuran dapat membantu hidrasi dan lebih mudah dicerna oleh tubuh saat sahur.

Lantas, apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur? Beberapa jenis makanan justru dapat memicu rasa haus, lemas, atau gangguan pencernaan selama puasa.

• Makanan Tinggi Garam, seperti acar, kacang asin, dan daging olahan. Kandungan natrium yang tinggi membuat tubuh lebih cepat merasa haus.

• Kue Manis dan Makanan Tinggi Gula, croissant, donat, atau sereal manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun kembali, sehingga tubuh terasa lemas.

• Minuman Berkafein, kopi dan teh bersifat diuretik yang dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh, sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi.

• Makanan Terlalu Pedas, dapat memicu iritasi lambung, rasa mulas, dan meningkatkan rasa haus.

• Makanan Olahan dan Gorengan, cenderung rendah nutrisi, sulit dicerna, dan dapat membuat tubuh terasa berat serta cepat lelah.

Agar puasa tetap nyaman, kebutuhan cairan harus dipenuhi dengan baik. Usahakan minum sekitar 2–3 liter air antara waktu berbuka hingga sahur. Konsumsilah secara bertahap, bukan sekaligus. Pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur) dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Tambahkan juga makanan yang kaya air seperti semangka, mentimun, jeruk, stroberi, yogurt, selada, dan tomat dalam menu sahur. Hindari minuman manis berlebihan dan kurangi konsumsi garam agar tubuh mampu mempertahankan cairan lebih efektif.

Dengan memilih makanan yang tepat dan menjaga asupan cairan, puasa dapat dijalani dengan lebih ringan, sehat, dan penuh energi sepanjang hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....