Dari Nusantara untuk Dunia, Ini 5 Keju Lokal Indonesia yang Istimewa
- 24 Jul 2026 22:28 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Keju selama ini dikenal sebagai salah satu produk olahan susu yang identik dengan kuliner Eropa. Namun, Indonesia juga memiliki beragam keju lokal yang diproduksi di sejumlah daerah dengan cita rasa dan karakteristik yang khas. Melansir detikfood, berbahan dasar susu sapi maupun susu kerbau, keju-keju tersebut menjadi bukti bahwa Nusantara juga memiliki tradisi pengolahan susu yang patut diapresiasi.
Tak sedikit keju lokal yang telah dibuat secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kekayaan kuliner daerah. Menariknya, setiap jenis memiliki teknik pengolahan yang berbeda, mulai dari menggunakan getah pepaya sebagai bahan penggumpal hingga difermentasi secara alami di dalam batang bambu. Perbedaan proses tersebut menghasilkan cita rasa yang beragam, mulai dari gurih hingga sedikit asam yang menyegarkan. Berikut 5 jenis keju lokal asal Indonesia yang juga dirangkum dari berbagai sumber.
| Baca juga: Indonesian Gourmet Festival Beijing |
1. Dangke
Dangke merupakan keju tradisional khas Enrekang, Sulawesi Selatan, yang dibuat dari susu sapi atau susu kerbau. Susu dipanaskan lalu digumpalkan menggunakan getah atau daun pepaya. Dangke umumnya diolah dengan cara digoreng atau dipanggang dan disajikan bersama nasi.
2. Dali Ni Horbo
Dali ni Horbo adalah olahan susu kerbau khas masyarakat Batak Toba, Sumatera Utara. Keju tradisional ini dibuat dengan memanaskan susu kerbau, kemudian menggumpalkannya menggunakan bahan alami seperti air nanas atau daun pepaya. Hidangan ini kerap menjadi bagian dari sajian khas Batak.
3.Dadiah
Dadiah merupakan olahan susu kerbau fermentasi khas Minangkabau, Sumatera Barat. Proses pembuatannya menggunakan ruas bambu yang ditutup daun pisang sehingga menghasilkan tekstur lembut menyerupai yoghurt. Dadiah biasanya dinikmati sebagai makanan pendamping.
4. Keju Boyolali
Keju Boyolali berasal dari daerah sentra penghasil susu sapi di Jawa Tengah. Dibuat dari susu sapi segar, keju ini menjadi salah satu produk olahan lokal yang mendukung peningkatan nilai tambah hasil peternakan masyarakat.
5. Keju Lumajang
Keju Lumajang merupakan produk olahan susu khas Jawa Timur yang memanfaatkan susu dari peternak lokal. Selain menjadi inovasi pangan daerah, keju ini banyak digunakan sebagai topping maupun isian berbagai camilan, seperti pisang keju dan keju aroma.
Keberadaan berbagai keju lokal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kuliner Nusantara yang tak kalah beragam dan berkualitas. Dengan cita rasa khas serta proses pengolahan yang unik di setiap daerah, keju-keju tradisional ini patut terus dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat sebagai bagian dari warisan kuliner Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....