Ikan Bobara: Rasa Autentik dari Timur Indonesia

  • 17 Feb 2026 12:52 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Ikan bobara, yang secara internasional dikenal sebagai trevally fish, merupakan salah satu ikan laut yang banyak ditemukan di perairan Provinsi Papua dan Papua Barat. Hidup di kawasan laut berkarang, ikan ini terkenal sebagai ikan “petarung” yang lincah dan kuat. Tak heran jika bobara menjadi tantangan tersendiri bagi para penggemar olahraga memancing. Pergerakannya yang cepat dan kebiasaannya hidup berkelompok membuat proses memancing bobara membutuhkan kesabaran dan strategi lebih dibandingkan jenis ikan lainnya.

Mengutip indonesiakaya.com, di balik kegesitannya di laut, bobara menyimpan cita rasa yang istimewa saat tersaji di meja makan. Dagingnya yang tebal dan padat menjadikannya sangat cocok diolah dengan cara dibakar. Bagi masyarakat Papua yang akrab dengan hasil laut, ikan bobara bakar sudah menjadi salah satu sajian favorit sekaligus kebanggaan kuliner daerah.

Proses pengolahannya pun cukup sederhana namun membutuhkan ketelatenan. Ikan bobara segar yang telah dibersihkan biasanya terlebih dahulu dilumuri atau direndam dengan air jeruk lemon untuk mengurangi aroma amis. Setelah itu, ikan dibaluri bumbu khas sebelum diletakkan di atas bara api. Selama proses pembakaran, bumbu oles ditambahkan secara berkala agar meresap sempurna dan menghasilkan rasa yang semakin kaya.

Waktu memasaknya bisa mencapai sekitar 30 menit hingga matang merata. Namun, untuk mempercepat penyajian, beberapa warung makan biasanya memanggang ikan setengah matang terlebih dahulu. Saat ada pesanan, ikan akan kembali dibakar hingga matang sempurna dan siap disajikan dalam kondisi hangat.

Soal rasa, bobara bakar menghadirkan sensasi gurih dengan tekstur daging yang legit dan tidak banyak duri, sehingga nyaman disantap. Aroma bakarannya yang khas semakin menggugah selera. Biasanya, sajian ini dilengkapi sambal segar dari cabai, tomat, dan perasan jeruk nipis yang menambah sentuhan pedas dan segar. Disantap bersama nasi putih hangat dan lalapan, kenikmatannya terasa semakin lengkap. Harga satu porsinya pun relatif terjangkau, berkisar antara 45 hingga 60 ribu rupiah, tergantung ukuran ikan.

Selain dibakar, ikan bobara juga lezat diolah dengan bumbu kuning atau rica-rica sesuai selera. Ketersediaannya yang melimpah di pasar-pasar ikan wilayah pesisir Papua membuat bobara mudah ditemukan dan tak kalah populer dibandingkan kakap, cakalang, atau kerapu.

Lebih dari sekadar hidangan laut, ikan bobara mencerminkan kekayaan alam Papua yang melimpah. Dari laut yang jernih hingga ke meja makan, bobara menjadi salah satu rasa autentik yang memperkaya khazanah kuliner timur Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....