Rahasia Masakan Lebih Lezat Berkat Bumbu Dapur Alami

  • 23 Jul 2026 17:55 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Bumbu dapur alami seperti rempah dan herbal dapat menjadi pilihan tepat untuk menciptakan hidangan yang lebih sehat tanpa mengurangi kenikmatan rasa. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa cita rasa merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi pilihan makanan sehari-hari. Dikutip dari nutritionletter.tufts.edu, bumbu herbal pun tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari segar, kering, pasta, hingga beku-kering (freeze-dried), sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan memasak. Bahkan, penggunaan dalam jumlah kecil sekitar 1–5 gram per hari sudah dapat membantu meningkatkan cita rasa sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan.

Di sisi lain, makanan olahan, makanan kemasan, dan hidangan restoran masih menjadi penyumbang terbesar asupan natrium harian. Karena itu, membiasakan diri memasak di rumah dengan memanfaatkan rempah dan bumbu herbal dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi penggunaan garam. Profesor Asosiasi di Friedman School, Tufts University, Nicola McKeown, PhD, menyebutkan bahwa banyak orang telah terbiasa dengan rasa asin, sehingga penggunaan rempah dan bumbu herbal secara bertahap dapat membantu menurunkan asupan natrium tanpa mengurangi kelezatan makanan. Melansir fimela.com, yuk simak deretan bumbu dapur alami yang wajib ada di dapur.

1. Lada/Merica

Lada atau merica mampu memperkaya cita rasa dan aroma masakan sehingga hidangan menjadi lebih lezat. Selain itu, bumbu ini juga dikenal dapat membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, serta memberikan sensasi hangat saat dikonsumsi.

2. Daun Salam

Daun salam memiliki aroma lembut yang dapat membuat masakan terasa lebih sedap. Bumbu ini sering digunakan pada sayur asem, nasi uduk, sop ayam, tumisan, hingga pepes dengan cara dimasukkan saat proses perebusan. Daun salam juga dipercaya membantu menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan, dan mengontrol kadar gula darah.

3. Ketumbar

Ketumbar memberikan aroma dan rasa gurih yang khas pada masakan. Agar aromanya lebih kuat, ketumbar sebaiknya disangrai sebelum dihaluskan. Bumbu ini cocok digunakan sebagai bumbu dasar maupun marinasi ayam, daging, dan seafood untuk menambah cita rasa sekaligus mengurangi bau amis. Gunakan secukupnya agar rasa masakan tetap seimbang.

4. Kunyit

Kunyit memberi warna kuning alami dan aroma khas yang membuat masakan lebih menggugah selera. Kandungan kurkumin di dalamnya bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Agar rasanya lebih maksimal, gunakan kunyit segar sebagai bumbu dasar dan padukan dengan serai atau daun jeruk, lalu masak hingga matang untuk mengurangi rasa getir.

5. Kencur

Kencur memberikan aroma dan cita rasa khas pada hidangan seperti urap, sambal, dan tumisan. Gunakan kencur segar secukupnya, lalu tambahkan pada tahap awal memasak agar bumbunya menyatu dengan sempurna.

6. Serai

Serai menghadirkan aroma segar pada sup, soto, kari, dan tumisan. Pilih serai yang masih segar, gunakan bagian batang berwarna putih karena aromanya paling kuat, lalu angkat sebelum disajikan agar tidak mengganggu tekstur makanan.

7. Kemiri

Kemiri berfungsi sebagai pengental alami sekaligus penambah rasa gurih pada berbagai masakan Nusantara. Sebaiknya sangrai atau goreng terlebih dahulu sebelum dihaluskan agar aromanya lebih harum dan rasa langu berkurang.

8. Jahe

Jahe memberikan sensasi hangat, memperkaya cita rasa, sekaligus membantu mengurangi bau amis pada ikan atau daging. Gunakan jahe yang digeprek atau diparut sejak awal memasak secukupnya agar rasanya tidak terlalu dominan.

9. Kayu Manis

Kayu manis memiliki aroma manis yang hangat dan cocok digunakan pada masakan gurih maupun manis. Gunakan kayu manis utuh saat proses memasak, lalu angkat sebelum disajikan agar aromanya tetap lembut dan tidak berlebihan.

10. Lengkuas

Lengkuas memberikan aroma khas yang memperkaya cita rasa masakan. Simpan di dalam kulkas agar tetap segar dan tidak mengering. Meski rempah umumnya aman dikonsumsi, gunakan secukupnya, pilih bahan yang masih segar, dan perhatikan kemungkinan reaksi alergi pada sebagian orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....