Kulkas Cepat Bau? Mungkin 5 Makanan Ini Penyebabnya
- 20 Jul 2026 18:46 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Kulkas yang bersih belum tentu terbebas dari bau tak sedap. Selain faktor kebersihan, aroma menyengat sering kali berasal dari bahan makanan yang disimpan di dalamnya. Beberapa jenis makanan mengandung senyawa beraroma kuat yang dapat menyebar ke seluruh ruang kulkas jika tidak disimpan dengan benar.
Penyimpanan yang tepat tidak hanya membantu menjaga kesegaran kulkas, tetapi juga mempertahankan kualitas makanan dan mencegah kontaminasi aroma antarbahan. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut lima jenis makanan yang berpotensi membuat kulkas berbau beserta cara penyimpanannya.
1. Bawang Merah dan Bawang Putih
Bawang merah dan bawang putih sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas. Suhu yang dingin dan lembap dapat memperkuat aroma khas bawang sekaligus mempercepat penurunan kualitasnya. Kandungan senyawa sulfur pada bawang juga mudah menyebar dan memengaruhi aroma makanan lain yang berada di sekitarnya.
Untuk penyimpanan, letakkan bawang utuh di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung menggunakan kantong kertas atau wadah berjaring. Sementara bawang yang sudah dipotong sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara atau dibekukan agar tetap segar.
2. Sisa Makanan
Sisa makanan yang terlalu lama disimpan di dalam kulkas dapat menjadi sumber bau tidak sedap. Semakin lama dibiarkan, aroma dari bumbu, daging, bawang putih, keju, maupun minyak akan semakin kuat dan menyebar ke makanan lain. Risiko ini lebih besar jika makanan masih berada di wadah sekali pakai seperti styrofoam atau kemasan plastik dari restoran.
Agar aromanya tidak menyebar, pindahkan sisa makanan ke dalam wadah kedap udara. Selain itu, sisa makanan sebaiknya dikonsumsi atau dibuang dalam waktu dua hingga tiga hari untuk menjaga kualitas dan keamanannya.
3. Sayuran Cruciferous
Kelompok sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis brussel juga dapat memicu bau tak sedap, terutama setelah dipotong atau dimasak. Sayuran ini melepaskan senyawa sulfur yang menghasilkan aroma menyerupai telur busuk. Kondisi lembap di dalam kulkas juga dapat mempercepat proses pembusukan.
Untuk menjaga kesegarannya, simpan sayuran mentah dalam kantong dengan ventilasi agar sirkulasi udara tetap baik. Jika sudah dimasak, biarkan hingga dingin terlebih dahulu sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.
4. Telur Rebus
Telur rebus merupakan pilihan praktis sebagai stok sarapan maupun camilan. Namun, makanan ini juga dapat menjadi penyebab munculnya bau di dalam kulkas karena mengandung senyawa sulfur. Aroma tersebut biasanya lebih mudah tercium setelah kulit telur dikupas.
Sebaiknya simpan telur rebus dalam kondisi masih berkulit hingga akan dikonsumsi. Jika kulitnya sudah dikupas, bilas terlebih dahulu dengan air dingin, simpan dalam wadah kedap udara, dan konsumsi dalam waktu enam hingga tujuh hari.
5. Keju Lunak dan Keju Matang
Keju lunak maupun keju matang (aged cheese) dikenal memiliki aroma yang lebih tajam dibandingkan jenis keju lainnya. Aroma tersebut berasal dari proses fermentasi yang melibatkan bakteri dan jamur. Seiring waktu, beberapa jenis keju juga dapat menghasilkan bau amonia yang cukup menyengat.
Untuk mengurangi penyebaran aroma, bungkus keju menggunakan kertas roti atau kertas lilin sebelum dimasukkan ke dalam wadah kedap udara. Simpan di laci khusus keju atau pada bagian kulkas yang terpisah dari bahan makanan lain agar baunya tidak menyebar ke seluruh isi kulkas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....