PFAS Ada di Sekitar Kita, Ini Tips untuk Mengurangi Paparannya
- 30 Agt 2026 08:32 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak - Bahan kimia per- dan polyfluoroalkyl substances (PFAS) menjadi perhatian karena dapat ditemukan pada berbagai produk dan lingkungan sekitar. Paparan terhadap bahan kimia yang dikenal sulit terurai ini bisa terjadi dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari, mulai dari penggunaan produk rumah tangga hingga konsumsi makanan dan air. Meski sulit menghindarinya sepenuhnya, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk membantu mengurangi potensi paparan PFAS.
Mengutip Idntimes, PFAS adalah singkatan dari per- and polyfluoroalkyl substances. Terdengar rumit bukan? Namun, yang lebih rumit adalah potensi ancamannya terhadap kesehatan manusia.
Berikut tips praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Apa itu PFAS?
PFAS mengacu pada kelas lebih dari 4.000 senyawa yang digunakan dalam industri dan barang konsumsi. Zat-zat ini memiliki komposisi kimia yang berbeda-beda, tetapi secara luas diasumsikan bahwa zat-zat tersebut dapat bertahan selama berabad-abad tanpa terurai.
PFAS banyak digunakan karena sifatnya yang keras. Material yang dibuat dengan menggunakan PFAS bisa menjadi sangat tahan terhadap air dan minyak. Itulah sebabnya PFAS paling banyak digunakan pada peralatan masak, karpet, perlengkapan luar ruangan, wadah makanan, dan kosmetik.
2. Apa saja produk rumah tangga yang mungkin mengandung PFAS?
Bahan kimia PFAS dapat ditemukan di sekitar kamu. Beberapa barang rumah tangga umum yang mungkin mengandung PFAS meliputi:
Peralatan masak: Peralatan masak antilengket dan peralatan panggang.
Kemasan makanan: Bungkus burger, bungkus permen, dan bungkus makanan cepat saji.
Pakaian: Kain tahan air untuk tenda, payung, sarung tangan, dan jaket.
Kosmetik: Tabir surya, krim alas bedak, dan lip balm.
Produk elektronik: Kamera, HP, dan baterai litium.
Produk pembersih: Cairan pencuci piring dan detergen.
3. Bagaimana PFAS masuk ke dalam tubuh?
Sulit untuk mencegah paparan PFAS karena ada banyak sekali di lingkungan sekitar kamu dan tidak mudah terurai. Akibatnya, sebagian besar orang terpapar PFAS melalui makanan atau air.
Paparan PFAS dapat terjadi melalui:
Makanan: PFAS dapat dengan mudah masuk ke dalam makanan karena terdapat di sebagian besar kemasan makanan, seperti bungkus makanan cepat saji dan food container. Selain itu, PFAS juga dapat terakumulasi dalam jumlah tinggi pada ikan, ternak, dan tanah.
| Baca juga: Manfaat buah salak untuk kesehatan |
Air minum: Air minum dari sumur dan sistem air umum terkadang membawa PFAS tingkat tinggi.
Produk tahan air dan noda: PFAS terdapat pada pakaian tahan air dan tahan noda serta untuk melindungi furnitur, karpet, dan tekstil.
Produk konsumen: Produk perawatan rumah dan perawatan pribadi mengandung PFAS tingkat tinggi yang dapat membuat kamu terpapar saat menggunakan produk ini.
4. Bagaimana PFAS memengaruhi kesehatan?
Berikut beberapa dampak kesehatan akibat paparan PFAS:
Perubahan kadar kolesterol dan enzim hati.
Perubahan pada berat lahir bayi.
Perubahan sistem kekebalan tubuh dan respons terhadap vaksin tertentu.
Peningkatan risiko preeklamsia pada perempuan hamil.
| Baca juga: Manfaat Salad Buah untuk Tubuh Kita |
Peningkatan risiko kanker tertentu, seperti ginjal dan testis.
5. Cara mengurangi paparan PFAS
Hampir tidak mungkin mencegah paparan PFAS sepenuhnya mengingat zat ini tersebar di mana-mana. Namun, kamu dapat mengurangi paparan PFAS dengan cara:
Hindari alat masak antilengket: Sebagai alternatif yang lebih sehat, gunakan panci dan wajan besi, baja tahan karat, serta panci dan wajan keramik. Juga, buang peralatan masak antilengket yang sudah kamu gunakan selama satu dekade atau lebih.
Hindari kain tahan air dan tahan noda: Bahan ini biasanya digunakan pada karpet, furnitur berlapis kain, jaket bulu, sepatu hiking, atau pakaian dalam.
Pertimbangkan produk menstruasi berbahan silikon: Untuk mengurangi paparan medis, kamu bisa beralih ke produk menstruasi berbahan silikon, seperti menstrual cup.
Pembersihan: Bahan kimia PFAS terakumulasi pada permukaan seperti karpet dan permadani. Pembersihan teratur dapat membantu mengurangi paparan bahan kimia PFAS.
Cari produk berlabel "bebas PFAS": Sebelum membeli produk apa pun, lakukan riset online apakah produk tersebut bebas PFAS. Atau, carilah produk yang memiliki label "bebas PFAS".
Lepas alas kaki saat memasuki rumah: Bahan kimia PFAS dapat masuk ke rumah melalui sepatu kamu. Melepaskan alas kaki dapat mengurangi paparan PFAS di dalam rumah.
Filter air rumah: Menyaring air minum dapat mengurangi jumlah PFAS yang kamu konsumsi dari air minum.
PFAS adalah bahan kimia berbahaya yang tersebar luas di sekitar kamu. Sayangnya, tidak mungkin untuk menghindari PFAS sepenuhnya, tetapi kamu bisa mengurangi paparan PFAS dengan cara-cara di atas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....