Kebiasaan Sepele Bikin Ginjal Rusak

  • 26 Jun 2026 08:19 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Ginjal adalah organ yang jarang dipikirkan sampai ia mulai bermasalah. Sepasang organ berbentuk kacang merah sebesar kepalan tangan ini bekerja tanpa henti setiap hari, menyaring sekitar 200 liter darah, membuang racun lewat urin, mengatur tekanan darah, hingga menjaga keseimbangan mineral dalam tubuh.

Ironisnya banyak orang lengah. Kerusakan ginjal seringkali tidak menunjukkan gejala hingga fungsinya sudah turun drastis sampai 70 hingga 80 persen sebelum seseorang benar-benar merasa ada yang salah. Dan yang lebih mengejutkan, biang keroknya bukan penyakit berat atau kecelakaan. Seringkali, penyebabnya adalah hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari, tanpa sadar dan terus menerus.

Dikutip dari DetikHealth, ada beberapa kebiasaan sepele yang dianggap biasa saja namun sangat berdampak untuk kesehatan ginjal antara lain :

1. Doyan Makan Asin

Asupan garam berlebih menjadi beban berat bagi ginjal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batas aman konsumsi garam maksimal 5 gram atau sekitar satu sendok teh per hari. Sayangnya, banyak orang kebablasan akibat sering mengonsumsi makanan olahan atau jajan di restoran.

2. Sering Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Bagi orang yang kerap sakit kepala, nyeri sendi, atau pegal otot mungkin akan sering mengonsumsi obat pereda nyeri. Terutama golongan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), seperti ibuprofen atau diklofenak. Obat-obatan ini menekan zat prostaglandin yang berfungsi menjaga aliran darah ke ginjal. Jika aliran darah menyusut drastis, risiko cedera ginjal akut mengintai.

3. Kurang Minum Air Putih

Ketika tubuh kekurangan cairan, urine akan berubah warna menjadi lebih pekat dan kental. Kondisi ini memicu endapan zat kimia yang meningkatkan risiko batu ginjal.

Berdasarkan temuan yang dipublikasikan dalam studi Public Health Nutrition, hidrasi yang cukup sangat krusial untuk membantu ginjal membilas racun keluar dari tubuh

4. Sering Konsumsi Makanan Ultra-Processed

Mulai dari mi instan, camilan kemasan, hingga sosis dan daging olahan biasanya tinggi natrium dan zat aditif fosfor. Riset yang dipublikasikan di American Journal of Kidney Diseases membuktikan konsumsi makanan ultra-processed dalam jangka panjang, dapat memicu lonjakan risiko penyakit ginjal kronis.

5. Sering Begadang dan Kurang Tidur

Tidur kurang dari 6 jam per malam bisa mengacaukan ritme sirkadian alami tubuh. Efeknya, proses regenerasi organ terganggu dan memicu stres pada jaringan ginjal. Maka dari itu, pastikan tidur cukup demi menjaga kestabilan fungsi organ dalam

6. Kebanyakan Konsumsi Gula Tambahan

Konsumsi gula berlebih dari minuman manis, boba, maupun hidden sugar di dalam saus kemasan bisa memicu obesitas. Secara medis, obesitas adalah gerbang utama menuju diabetes tipe 2 dan hipertensi. Itu merupakan dua faktor risiko tertinggi yang bisa merusak ginjal hingga memaksa pasien menjalani prosedur cuci darah.

Enam kebiasaan di atas mungkin terasa terlalu kecil untuk dikhawatirkan, namun dampaknya baru terasa ketika kerusakan sudah terlanjur terjadi. Kabar baiknya, perubahan tidak harus drastis. Cukup mulai dari hal sederhana: perbanyak minum air putih, kurangi garam dan gula, batasi obat pereda nyeri, dan jaga waktu tidur. Langkah kecil yang dilakukan konsisten jauh lebih berarti daripada niat besar yang tak pernah dimulai. Karena menjaga ginjal bukan soal menunggu sakit melainkan soal tidak membiarkan kebiasaan buruk diam-diam mencuri kesehatanmu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....