Kasus Diabetes pada Anak Muda Meningkat Dipicu Perubahan Pola Hidup

  • 29 Mei 2026 06:03 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Kasus diabetes kini semakin banyak ditemukan pada kalangan usia muda dan tidak lagi identik dengan kelompok lanjut usia. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Media Indonesia, jumlah penderita diabetes di usia produktif terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data dari International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes di dunia terus bertambah setiap tahun. Penyakit metabolik ini kini mulai menyerang remaja hingga orang dewasa muda. Perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya kasus tersebut, mulai dari pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, hingga meningkatnya angka obesitas.

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh mengalami resistensi insulin sehingga kadar gula darah sulit dikendalikan secara normal. Kondisi ini berkembang secara perlahan dan sering kali tidak disadari penderitanya pada tahap awal karena gejalanya muncul secara bertahap.

Beberapa tanda yang umum dialami penderita diabetes antara lain rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, mudah lapar, serta tubuh yang cepat lemas. Selain itu, penderita juga dapat mengalami penglihatan kabur, luka yang sulit sembuh, hingga penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), banyak penderita diabetes usia muda baru mengetahui penyakitnya setelah muncul komplikasi. Karena itu, pemeriksaan gula darah secara rutin dinilai penting sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini.

Pemeriksaan medis untuk mendeteksi diabetes dapat dilakukan melalui tes gula darah puasa, tes gula darah sewaktu, serta pemeriksaan HbA1c. Ketiga metode tersebut membantu tenaga medis mengetahui kondisi kadar gula darah sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, World Health Organization (WHO) menyebut diabetes sebagai penyakit kronis yang terus mengalami peningkatan angka komplikasi dan kematian di berbagai negara.

Jika tidak dikontrol dengan baik, diabetes dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, kerusakan saraf, hingga kebutaan. Oleh sebab itu, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda melalui pola hidup sehat.

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain menerapkan pola makan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi gula berlebih, rutin berolahraga, menjaga kualitas tidur, serta mempertahankan berat badan ideal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....