Hari tanpa Tembakau Sedunia di Peringati Setiap 31 Mei
- 31 Mei 2026 12:09 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) diperingati setiap 31 Mei. Peringatan global ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya konsumsi rokok terhadap kesehatan dan mendorong perokok untuk berhenti selama setidaknya 24 jam.
Melansir laman National Today, Hari Tanpa Tembakau Sedunia adalah inisiatif Organisasi Kesehatan Dunia dan diperingati setiap tanggal 31 Mei. Kampanye ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran tentang bahaya tembakau dan dampak negatifnya terhadap kesehatan, serta eksploitasi industri nikotin yang khususnya ditujukan kepada kaum muda. Kampanye ini juga bertujuan untuk mengurangi penyakit dan kematian yang disebabkan oleh konsumsi tembakau.
Negara-negara Anggota Organisasi Kesehatan Dunia menciptakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada tahun 1987 sebagai respons terhadap krisis tembakau global dan penyakit serta kematian yang disebabkan oleh epidemi tersebut. Majelis Kesehatan Dunia mengesahkan Resolusi WHA40.38 pada tahun 1987, yang menyerukan agar tanggal 7 April ditetapkan sebagai “Hari Tanpa Rokok Sedunia.” Selanjutnya, Resolusi WHA42.19 disahkan pada tahun 1988, yang menetapkan tanggal 31 Mei sebagai peringatan tahunan Hari Tanpa Tembakau Sedunia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 8 juta kematian setiap tahun akibat konsumsi tembakau. Tembakau adalah penyebab utama gangguan pernapasan seperti penyakit paru obstruktif kronis, tuberkulosis, dan penyakit paru-paru lainnya. Sekitar 6 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan tembakau. Dan angka itu diproyeksikan akan meningkat menjadi lebih dari 8 juta pada tahun 2030.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026 mengusung tema global "Unmasking the Appeal – Countering Nicotine and Tobacco Addiction" (Mengungkap Daya Tarik: Melawan Kecanduan Nikotin dan Tembakau). Tema ini menyoroti dan membongkar taktik manipulatif industri rokok yang menargetkan anak-anak dan remaja melalui produk seperti rokok elektrik (vape) dan produk nikotin lainnya. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kecanduan nikotin dan mendorong generasi muda untuk menolak bujukan visual atau sensorik dari produk tembakau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....