Jangan Anggap Sepele, Makanan Ultra proses Bisa Berdampak Buruk pada Anak

  • 25 Mei 2026 08:36 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak-Ditengah gaya hidup serba praktis, makanan ultra proses kini semakin mudah ditemukan dan kerap menjadi pilihan untuk anak-anak. Mulai dari camilan kemasan, minuman manis, hingga makanan siap saji, semuanya memang terasa praktis dan disukai si kecil. Namun dibalik rasa lezat dan tampilannya yang menarik, terlalu sering mengkonsumsi makanan ultraproses teryata dapat membawa berbagai dampak buruk bagi kesehatan anak.

Ultra-Processed Food (UPF) atau makanan ultra proses adalah pangan yang telah melalui berbagai tahap pengolahan industri yang intensif dan mengandung banyak bahan tambahan.

Melansir Tribunhealth, Meski pada dasarnya aman untuk konsumsi sesekali, makanan ultra proses dapat berbahaya jika dikonsumsi berlebih dalam jangka panjang.

Berikut ini penjelasannya.

1. Risiko diabetes

Seperti yang telah disinggung, makanan ultra proses sangat tinggi bahan aditif.

Mengonsumsi terlalu banyak gula, garam, dan lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes di kemudian hari.

2. Memicu peradangan

Makanan ultra-olahan dapat membahayakan kesehatan usus.

Konsumsi dalam jangka panjang akan meningkatkan peradangan pada tubuh.

Pada akhirnya, hal ini dapat berkontribusi pada munculnya berbagai penyakit serius.

3. Membebani jantung

Mengonsumsi terlalu banyak garam dan lemak tidak sehat dapat membahayakan jantung dan pembuluh darah.

Jika kebiasaan buruk ini dipertahankan dalam jangka panjang, risiko penyakit jantung sangat mungkin terjadi.

4. Kolesterol tinggi

Makanan ultra proses juga dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik, yang membantu melindungi jantung.

Di tengah kesibukan sehari-hari, penting bagi orang tua untuk lebih cermat memilih asupan bagi anak. Pasalnya, pola makan sejak dini sangat berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang dan perkembangan fisik maupun mental si kecil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....