Mitos atau Fakta, Mandi setelah Makan Berbahaya untuk Anak?
- 26 Mei 2026 05:47 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Larangan mandi setelah makan sering kali terdengar dari orang tua kepada anak-anak. Banyak yang percaya kebiasaan ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan, mulai dari masuk angin hingga masalah pencernaan.
Dikutip dari Kompas.com, dokter menyebut mandi setelah makan sebenarnya tidak langsung menyebabkan penyakit serius. Namun, tubuh memang mengalami perubahan proses kerja setelah makan yang membuat sebagian orang merasa tidak nyaman jika langsung mandi.
Setelah makan, aliran darah dalam tubuh akan lebih banyak menuju sistem pencernaan untuk membantu proses mencerna makanan. Sementara saat mandi, terutama menggunakan air dingin, tubuh juga menyesuaikan suhu sehingga sebagian orang bisa merasa pusing atau tidak nyaman.
Masih dikutip dari Kompas.com, kondisi ini bukan berarti mandi setelah makan berbahaya, tetapi lebih kepada respons tubuh terhadap perubahan suhu dan aktivitas pencernaan.
Para ahli menegaskan belum ada bukti medis yang menunjukkan mandi setelah makan dapat menyebabkan penyakit tertentu pada anak. Namun, mandi tepat setelah makan besar memang dapat membuat tubuh terasa lemas atau kurang nyaman bagi sebagian orang.
Karena itu, beberapa dokter menyarankan memberi jeda sekitar 20–30 menit setelah makan sebelum mandi agar tubuh lebih rileks.
Pada anak-anak, hal terpenting adalah memastikan mereka makan dengan baik dan tidak langsung melakukan aktivitas berat setelah makan. Jika ingin mandi setelah makan, sebaiknya gunakan air dengan suhu normal dan hindari mandi terlalu lama.
Selain itu, menjaga pola makan sehat dan waktu istirahat yang cukup juga lebih berpengaruh terhadap kesehatan anak secara keseluruhan.
Mandi setelah makan ternyata bukan hal yang berbahaya seperti yang banyak dipercaya. Meski begitu, memberi jeda sejenak setelah makan tetap disarankan agar tubuh terasa lebih nyaman dan proses pencernaan berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....