Fakta atau Mitos? Matcha Disebut Bisa Redakan Alergi
- 15 Mei 2026 16:52 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Matcha kembali jadi sorotan setelah disebut dapat membantu mengurangi bersin akibat alergi. Klaim ini muncul dari hasil penelitian terbaru yang meneliti pengaruh matcha terhadap gejala alergi, khususnya bersin.
Dikutip dari detikFood, sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal NPJ Science of Food menemukan bahwa tikus yang diberikan ekstrak matcha mengalami frekuensi bersin lebih sedikit dibandingkan kelompok tanpa matcha. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa matcha bekerja melalui jalur neurologis yang berkaitan dengan refleks bersin.
Para ahli menduga efek ini berasal dari kandungan katekin dalam matcha, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang dikenal sebagai antioksidan alami. Senyawa ini diyakini dapat membantu menekan pelepasan histamin yang berkaitan dengan gejala alergi seperti bersin dan hidung gatal.
Selain itu, matcha juga mengandung L-theanine yang membantu tubuh lebih rileks tanpa menyebabkan kantuk.
Meski hasil penelitian terlihat menjanjikan, para ahli menegaskan bahwa studi tersebut masih dilakukan pada hewan. Karena itu, efektivitas matcha untuk meredakan alergi pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Matcha juga tidak bisa dijadikan pengganti obat alergi utama, melainkan hanya berpotensi membantu meredakan gejala tertentu.
Masih dikutip dari detikFood, konsumsi matcha secara berlebihan juga tidak disarankan karena kandungan kafeinnya cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu banyak, matcha bisa memicu gangguan tidur hingga masalah pencernaan.
Para ahli menyarankan konsumsi sekitar dua hingga tiga cangkir matcha per hari masih tergolong aman bagi kebanyakan orang.
Meski belum bisa disebut sebagai obat alergi, matcha tetap memiliki berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan antioksidannya. Namun, konsumsi tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....