Gejala Hantavirus Penanganan dan Pencegahan
- 13 Mei 2026 18:20 WIB
- Biak
RRI.CO.ID Biak- Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lima kasus hantavirus dengan tiga di antaranya berujung pada kematian berkaitan dengan kapal pesiar MV Hondius seperti dilaporkan oleh Al Jazeera pada Sabtu 9 Mei 2026
Hantavirus merupakan sekelompok virus yang ditularkan melalui kontak dengan tikus atau hewan pengerat lainnya. Penularan terjadi melalui inhalasi debu atau aerosol yang terkontaminasi urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi.
Apa saja ciri-ciri dan gejala yang bisa dideteksi apabila seseorang telah terinfeksi oleh Hantavirus,seperti dikutip dari Merdeka.com.
Gejala hantavirus dapat bervariasi tergantung pada jenis virus yang menginfeksi. Gejala awal sering kali mirip dengan flu, dan dapat mencakup:
- Demam dan menggigil.
- Nyeri otot, terutama di area pinggul, punggung, dan bahu.
- Kelelahan, sakit kepala, mual, dan muntah.
- Setelah 1-8 minggu terpapar, gejala dapat berkembang menjadi lebih serius, seperti:
- Batuk dan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.
- Perasaan berat dan tertekan di dada.
Pencegahan hantavirus berfokus pada meminimalkan kontak dengan tikus dan kotorannya. Langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:
- Mengendalikan populasi tikus: menjaga kebersihan lingkungan dan menutup celah yang memungkinkan tikus masuk.
- Kebersihan: mencuci tangan secara teratur dan membersihkan area yang terkontaminasi.
- Perlindungan pribadi: menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang mungkin terkontaminasi.
Jika Anda mencurigai terinfeksi hantavirus, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....