Elon Musk: Era AI Lebih Cerdas dari Manusia Dimulai 2029

  • 14 Apr 2026 10:18 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, kembali mengeluarkan prediksi soal perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).Ia memperkirakan bahwa kecerdasan buatan atau Artifical Intelligence (AI) berpotensi melampaui kecerdasan manusia dalam waktu sekitar tiga tahun ke depan, atau paling cepat pada 2029. Pernyataan ini memicu berbagai respons dari kalangan ahli hingga masyarakat luas, sekaligus menegaskan pesatnya laju inovasi teknologi yang kian sulit dibendung.

Pandangan serupa pernah diungkapkan Musk pada 2023. Ia memperkirakan superintelligence, AI yang jauh melampaui kemampuan manusia, akan hadir dalam lima sampai enam tahun ke depan, sekitar 2028-2029. Pemimpin perusahaan teknologi tersebut juga mengakui kekhawatiran terhadap potensi risiko dari perkembangan AI yang terlalu cepat.

Pada April 2024, Musk bahkan menyebut bahwa artificial general intelligence (AGI), atau AI yang memiliki kemampuan kognitif setara manusia, kemungkinan bisa muncul sekitar 2026. AGI mampu belajar, memahami, dan menyelesaikan beragam persoalan layaknya manusia. Setelah AGI tercapai, Musk memperkirakan AI dapat melampaui kecerdasan gabungan seluruh manusia pada rentang 2029 hingga 2030.

Namun, prediksi Musk perlu dilihat sebagai pandangan pribadi. Sejauh ini, belum ada kesepakatan tunggal di kalangan peneliti soal kapan AI benar-benar bisa mengungguli manusia secara umum. AI telah mampu menyamai bahkan mengungguli manusia dalam sejumlah tugas spesifik, seperti bermain catur dan menulis kode, dilansir dari Tekno.

Musk juga memiliki sejarah panjang dalam membuat prediksi yang tidak selalu terwujud sesuai jadwal. Sebagai contoh, prediksi mobil Tesla mampu berkendara sendiri dari New York ke Los Angeles dalam waktu dua tahun pada 2016, belum juga tercapai. Prediksinya mengenai roket SpaceX mencapai Mars pada 2018 juga belum terwujud. Implan pertama Neuralink baru digunakan pada manusia beberapa tahun setelah prediksi 2017.

Menanggapi hal tersebut, pernyataan Musk disambut dengan campuran rasa penasaran dan skeptisisme. Banyak yang mengakui inovasi teknologi yang dipimpin Musk, tetapi juga menilai prediksinya seringkali terlalu optimis. Ramalan terbaru Musk soal AI kembali memicu perdebatan.

"Prediksi tersebut terdengar benar," kata Musk, mengutip GizChina, saat menanggapi unggahan di media sosial yang menyebut manusia hanya memiliki waktu tiga tahun sebelum AI menjadi lebih pintar dari manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....