Sakit Perut saat Naik Pesawat, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 30 Mar 2026 11:50 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Sebagian penumpang mungkin pernah merasakan sakit perut saat berada di dalam pesawat. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, namun bisa mengganggu kenyamanan selama perjalanan udara.
Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan tekanan udara di kabin. Saat pesawat berada di ketinggian, tekanan menurun dan gas di dalam perut bisa mengembang. Hal ini dapat memicu kembung, nyeri, hingga rasa tidak nyaman.
Dalam beberapa kasus, kondisi ini berkaitan dengan gangguan pencernaan seperti aerophagia, yaitu masuknya udara berlebih ke dalam saluran pencernaan, atau irritable bowel syndrome yang membuat perut lebih sensitif.
Penyebab umum sakit perut saat naik pesawat:
- Perubahan tekanan udara
- Penumpukan gas di perut (kembung)
- Pola makan sebelum terbang
- Dehidrasi
- Rasa cemas atau stres saat terbang
Cara Mengatasi dan Mencegah:
1. Hindari Makanan Pemicu Gas
Sebelum terbang, kurangi makanan seperti kacang-kacangan, kol, minuman bersoda, atau makanan berlemak.
2. Makan Secukupnya
Jangan terlalu kenyang sebelum naik pesawat agar perut tidak bekerja terlalu berat.
3. Minum Air Putih
Udara kabin yang kering bisa memicu dehidrasi, jadi tetap jaga asupan cairan.
4. Bergerak Secara Berkala
Berjalan ringan di kabin atau sekadar menggerakkan tubuh bisa membantu sistem pencernaan tetap aktif.
| Baca juga: Tips Mengatasi Rasa Takut Naik Pesawat |
5. Hindari Minuman Bersoda
Minuman berkarbonasi bisa memperparah kembung karena menambah gas dalam perut.
6. Tetap Rileks
Stres bisa memengaruhi kondisi perut, jadi usahakan tetap tenang selama perjalanan.
Jika sakit perut disertai gejala berat seperti muntah hebat, diare berkepanjangan, atau nyeri tajam, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis.
Dengan menjaga pola makan dan kondisi tubuh, perjalanan udara bisa tetap nyaman tanpa gangguan perut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....