Tiga Jalan Lingkar Batam Dibangun Bertahap, Total Anggaran Capai Rp799 Miliar
- 30 Sep 2026 17:37 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam mulai mengerjakan tiga proyek jalan lingkar yang ditargetkan membentuk jaringan konektivitas baru di sejumlah kawasan kota. Pembangunan jalan tersebut dilakukan bertahap hingga 2029, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Tiga proyek itu yakni Jalan Lingkar Selatan, Lingkar Utara, dan Lingkar Tengah dengan total nilai anggaran mencapai sekitar Rp799,5 miliar. Ketiganya dirancang membuka dan menyambungkan sejumlah akses jalan yang selama ini belum terhubung secara utuh.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pengerjaan proyek dibagi dalam beberapa tahap, mulai 2026 hingga 2029.
“Denahnya dibagi, ada yang masuk pekerjaan tahun ini, tahun 2027, 2028 dan 2029,” ujar Metra, Senin, 28 September 2026.
Untuk tahap awal, DBMSDA menargetkan pengaspalan sekitar 3,5 kilometer sepanjang 2026. Jalur baru tersebut akan disambungkan dengan jalan yang telah tersedia agar manfaat konektivitas dapat dirasakan secara bertahap, tanpa harus menunggu seluruh trase selesai.
Proyek Lingkar Selatan menjadi salah satu pekerjaan yang mulai bergulir tahun ini. Dengan anggaran sekitar Rp183,32 miliar, proyek tersebut memiliki total trase 10,075 kilometer yang membentang dari Simpang Sei Pancur, Simpang Kampung Bagan hingga kawasan sisi laut Waduk Duriangkang.
Pengaspalan tahap awal diarahkan dari Simpang Sei Pancur menuju kawasan kantor camat. Selanjutnya, akses dari kantor camat menuju Dam Duriangkang direncanakan dikerjakan pada tahun berikutnya.
Sementara itu, Jalan Lingkar Utara memiliki nilai proyek sekitar Rp260,42 miliar dengan panjang trase 14,508 kilometer. Jalur ini dirancang menghubungkan Simpang Golden Prawn, Jembatan Sungai Bengkong hingga Bundaran Ocarina.
Trase tersebut juga melewati sejumlah kawasan, di antaranya Gedung Sumatera Expo, Central Boulevard, Botania Garden dan Simpang Kaveling Sambau. Salah satu pekerjaan penting dalam proyek ini adalah pembangunan jembatan yang menghubungkan kawasan Sungai Bengkong dengan Bundaran Ocarina pada 2027.
Adapun sebagian jalur dari Bundaran Ocarina menuju Gedung Sumatera Expo sepanjang sekitar 300 meter telah tersedia dalam kondisi beraspal.
Proyek dengan nilai terbesar adalah Jalan Lingkar Tengah, yang menelan anggaran sekitar Rp355,76 miliar. Trase jalan ini menjadi yang terpanjang, yakni 18,558 kilometer, menghubungkan Simpang Kantor Lurah Kibing, Jalan Diponegoro hingga kawasan Tiban Housing.
Dari Tiban Housing, jalur tersebut dirancang berlanjut melewati Tiban Indah dan Tanjung Uma sebelum berakhir di kawasan Pondok Pelangi. Pengerjaan akses menuju Tiban Housing direncanakan mulai pada awal 2027.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan panjang lintasan dari tiga proyek jalan lingkar tersebut bertambah sekitar 4,767 kilometer pada 2027. Namun, kesinambungan pembangunan hingga 2029 masih bergantung pada ketersediaan anggaran dan kondisi jalan lama yang akan diintegrasikan dengan trase baru.
Dengan skema bertahap tersebut, pembangunan tiga jalan lingkar tidak hanya diarahkan membuka ruas baru, tetapi juga menyatukan jaringan jalan yang sudah ada sehingga membentuk konektivitas antarkawasan di Batam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....