GSIH Batam Dorong Talenta Digital Jadi Pemain di Industri Global

  • 26 Agt 2026 17:50 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kehadiran Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) di Kota Batam diarahkan tidak sekadar menjadi ruang berkumpul bagi pelaku ekosistem digital, tetapi menjadi wadah untuk mempertemukan talenta, industri, akademisi, pemerintah, komunitas, hingga investor.

Peluncuran dan aktivasi GSIH Batam berlangsung di Nongsa Digital Park, Rabu, 26 Agustus 2026, sebagai bagian dari peluncuran nasional GSIH yang digelar serentak di 10 kota dan terhubung dengan peluncuran utama di BSD City.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyambut baik kehadiran GSIH karena dinilai dapat memperkuat ekosistem digital sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat Batam. Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia menghadapi perkembangan industri digital.

“Dengan kegiatan ini semoga ekosistem-ekosistem digitalisasi yang ada di Kota Batam akan semakin bertambah, semakin bertumbuh dan juga dalam rangka menciptakan peluang-peluang kerja, peluang-peluang perkembangan ekonomi yang ada di Kota Batam,” ujar Firmansyah.

Ia mengatakan, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Batam. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pemberian beasiswa kepada anak-anak hinterland untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi, termasuk Politeknik Negeri Batam.

Firmansyah menilai investasi pada pendidikan dan keterampilan digital memang membutuhkan waktu panjang, namun penting untuk memastikan masyarakat lokal tidak hanya menjadi tenaga kerja, melainkan mampu mengambil peran sebagai pelaku dalam perkembangan ekonomi digital.

Sementara itu, Direktur Corporate Affairs Nongsa Digital Park, Peters Vincen, mengatakan NDP memiliki komitmen untuk mengembangkan talenta lokal agar mampu bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, pengembangan ekosistem digital harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

“Kita mau anak-anak muda kita bukan cuma di lokal, tapi kita juga bisa berperan di internasional,” kata Peters.

Suasana ketika Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid memberikan sambutan peluncuran dan aktivasi Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) dilakukan secara daring berlangsung di Nongsa Digital Park, Batam, Rabu, 26 Agustus 2026. (Foto: Renita/RRI)

Peters menyebutkan, NDP telah mengembangkan berbagai program bersama mitra pendidikan dan industri, termasuk melalui Infinite Learning serta pengembangan pendidikan di bidang teknologi dan game development. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan lebih banyak talenta yang mampu bekerja untuk perusahaan global tanpa harus meninggalkan Batam.

Kehadiran GSIH di Batam diharapkan semakin mempertemukan berbagai potensi tersebut. Dengan posisi Batam yang dekat dengan Singapura dan kawasan Asia Tenggara, penguatan talenta dan konektivitas ekosistem digital dinilai dapat menjadi modal untuk meningkatkan daya saing daerah.

Selain memperkuat kapasitas tenaga kerja, ekosistem yang dibangun juga diarahkan untuk melahirkan wirausaha dan inovasi baru. Pemerintah Kota Batam berharap talenta yang memperoleh pendidikan dan pelatihan nantinya tidak hanya terserap di perusahaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Melalui GSIH, berbagai pihak di Batam didorong untuk mengubah potensi digital menjadi kolaborasi nyata. Pengembangan talenta, pemanfaatan teknologi, serta hubungan antara industri dan pendidikan menjadi bagian penting untuk menjadikan Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....