1,3 Ton Ketamine Masuk Bintan, Gubernur Kepri Dorong Pengawasan Diperketat
- 12 Agt 2026 20:48 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perairan Kepulauan Riau kembali menjadi jalur yang dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkotika dalam jumlah besar. Aparat menggagalkan masuknya 1,3 ton ketamine setelah menemukan puluhan karung narkotika itu disembunyikan di bagian basement kapal MV King Sun.
Kapal tersebut ditindak aparat di perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, pada 7 Agustus 2026. Dari pemeriksaan, petugas menemukan 65 karung berisi sekitar 1,3 juta gram ketamine.
Barang bukti itu tidak ditempatkan secara terbuka di kapal, melainkan disembunyikan di bagian rubanah atau basement lambung kapal.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan bersama terhadap wilayah perairan Kepri yang berada di jalur strategis dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara.
“Kolaborasi dan sinergi yang baik antar lembaga pemerintahan, terutama di bidang penegakan hukum, akan menghasilkan berbagai kebaikan bagi masyarakat luas,” kata Ansar saat konferensi pers dan pemusnahan barang bukti di Gedung Fisabilillah Komando Daerah TNI-AL IV, Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurut Ansar, posisi geografis Kepri membuat wilayah ini memiliki tantangan tersendiri dalam mencegah masuknya barang terlarang dari luar negeri.
Karena itu, ia menilai pengungkapan 1,3 ton ketamine tersebut tidak terlepas dari kerja sama aparat yang melibatkan sejumlah institusi, termasuk TNI, BNN, Bea Cukai, BPOM dan penegak hukum lainnya.
“Saya turut mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh unsur yang terlibat karena sudah berhasil menyelamatkan masa depan generasi muda di Kepulauan Riau dan Indonesia,” ujarnya.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan pengungkapan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa aparat masih mampu mendeteksi upaya memasukkan narkotika dalam jumlah besar ke Indonesia.
“Pengungkapan ini bukan soal besarnya barang bukti yang disita, tetapi merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki orang-orang hebat yang akan menjaga ketenteraman dan keamanan di Indonesia agar tidak terusik,” kata Djamari.
Sebanyak 1,3 ton ketamine yang disita kemudian dimusnahkan dalam kegiatan yang digelar di Batam, Rabu.
Kasus ini menambah panjang tantangan aparat dalam mengawasi jalur perairan Kepri yang berada di kawasan perbatasan dan memiliki lalu lintas kapal yang padat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....