Kenali Mitos dan Tanda Darah Bermasalah

  • 17 Jun 2026 13:58 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Istilah "darah kotor" masih sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari munculnya jerawat hingga tubuh yang mudah lelah. Namun, dalam dunia medis, istilah tersebut sebenarnya tidak dikenal sebagai diagnosis penyakit.

Dilansir dari berbagai sumber kesehatan, termasuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Mayo Clinic, dan Cleveland Clinic, kondisi yang sering disebut sebagai "darah kotor" umumnya berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu, seperti infeksi, anemia, gangguan fungsi hati, gangguan ginjal, atau masalah metabolisme.

Berikut beberapa tanda yang patut diwaspadai karena dapat menunjukkan adanya gangguan kesehatan yang memengaruhi kualitas darah atau fungsi organ tubuh:

1. Tubuh Mudah Lelah

Rasa lelah yang berkepanjangan meski telah cukup beristirahat dapat menjadi tanda anemia atau kondisi kesehatan lainnya yang memengaruhi sirkulasi darah.

2. Kulit Terlihat Pucat

Kulit yang tampak lebih pucat dari biasanya sering dikaitkan dengan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah.

3. Sering Mengalami Pusing

Kurangnya pasokan oksigen ke jaringan tubuh akibat gangguan darah tertentu dapat menyebabkan pusing atau kepala terasa ringan.

4. Muncul Gatal Tanpa Sebab Jelas

Gatal yang berlangsung lama dapat berhubungan dengan gangguan fungsi hati, ginjal, atau reaksi alergi tertentu.

5. Luka Sulit Sembuh

Penyembuhan luka yang lambat dapat menjadi tanda adanya gangguan sirkulasi darah atau kadar gula darah yang tidak terkontrol.

6. Mudah Terkena Infeksi

Gangguan pada sel darah putih atau sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan seseorang lebih rentan terserang infeksi.

7. Sesak Napas Saat Beraktivitas

Kondisi ini dapat terjadi ketika darah tidak mampu mengangkut oksigen secara optimal ke seluruh tubuh.

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa munculnya satu atau beberapa gejala di atas tidak serta-merta menunjukkan seseorang memiliki "darah kotor". Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dari keluhan yang dialami.

Untuk menjaga kesehatan darah, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayuran dan buah-buahan, rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan cairan, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.

Dengan memahami berbagai gejala yang berkaitan dengan kesehatan darah, masyarakat dapat lebih cepat mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....