Perbedaan Gula Darah Tinggi dan Diabetes yang Perlu Diketahui

  • 08 Jun 2026 08:12 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Banyak orang menganggap gula darah tinggi dan diabetes adalah kondisi yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan meski saling berkaitan. Memahami perbedaannya penting agar masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa dalam darah berada di atas batas normal. Kondisi ini bisa terjadi sementara akibat pola makan yang tinggi gula, kurang aktivitas fisik, stres, atau kondisi kesehatan tertentu. Dalam beberapa kasus, gula darah tinggi dapat kembali normal setelah penyebabnya diatasi. Sementara itu, diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Akibatnya, kadar gula darah terus meningkat dan membutuhkan pengelolaan jangka panjang.

Dengan kata lain, gula darah tinggi adalah sebuah kondisi atau gejala, sedangkan diabetes adalah penyakit yang menyebabkan kadar gula darah tinggi secara terus-menerus. Tidak semua orang yang mengalami gula darah tinggi langsung didiagnosis diabetes, tetapi kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal yang perlu diperhatikan. Gejala yang sering muncul pada keduanya juga hampir serupa, seperti sering merasa haus, lebih sering buang air kecil, mudah lapar, cepat lelah, dan penglihatan yang terkadang menjadi kabur. Karena gejalanya mirip, pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Seseorang biasanya didiagnosis diabetes setelah menjalani pemeriksaan kadar gula darah dan hasilnya menunjukkan angka yang berada di atas batas yang telah ditetapkan secara medis. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tambahan untuk melihat kondisi gula darah dalam jangka waktu tertentu. Faktor risiko diabetes antara lain riwayat keluarga, kelebihan berat badan, pola makan tidak sehat, kurang olahraga, dan bertambahnya usia. Namun saat ini, diabetes juga mulai banyak ditemukan pada usia muda akibat perubahan gaya hidup.

Untuk mencegah gula darah tinggi berkembang menjadi diabetes, penting menjaga pola makan seimbang, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.Mengenali perbedaan antara gula darah tinggi dan diabetes dapat membantu masyarakat lebih memahami kondisi kesehatannya. Dengan deteksi dini dan gaya hidup sehat, risiko terjadinya diabetes maupun komplikasi yang menyertainya dapat dikurangi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....