Kenali Tanda Tubuh Kelebihan Gula
- 17 Jun 2026 13:59 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pola makan modern yang tinggi gula membuat banyak orang tidak menyadari bahwa tubuhnya sedang mengalami kelebihan kadar gula darah. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, hingga gangguan kesehatan lainnya.
Dilansir dari berbagai sumber kesehatan, termasuk World Health Organization, Centers for Disease Control and Prevention, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat beberapa tanda yang dapat menjadi sinyal bahwa tubuh mengalami kadar gula darah yang terlalu tinggi atau sering mengonsumsi gula berlebihan.
1. Sering Haus Berlebihan
Kadar gula darah yang tinggi membuat tubuh berusaha membuang kelebihan gula melalui urine. Akibatnya, tubuh kehilangan lebih banyak cairan dan memicu rasa haus yang terus-menerus.
2. Sering Buang Air Kecil
Ketika kadar gula dalam darah meningkat, ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihannya. Hal ini dapat menyebabkan frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering, terutama pada malam hari.
3. Mudah Lelah
Meski tubuh mendapatkan banyak asupan gula, sel-sel tubuh tidak selalu mampu menggunakannya secara efektif. Akibatnya, seseorang bisa merasa lemas dan mudah lelah.
4. Berat Badan Naik atau Turun Drastis
Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan. Namun pada beberapa kondisi tertentu, kadar gula darah yang tidak terkontrol juga dapat menyebabkan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
5. Mudah Lapar
Rasa lapar yang muncul terus-menerus meski sudah makan dapat menjadi tanda bahwa tubuh tidak memanfaatkan glukosa secara optimal sebagai sumber energi.
6. Kulit Menggelap di Beberapa Area
Munculnya area kulit yang lebih gelap, terutama di leher, ketiak, atau lipatan tubuh, dapat menjadi tanda resistensi insulin yang sering berkaitan dengan kadar gula darah tinggi.
7. Luka Sulit Sembuh
Kadar gula darah yang tinggi dapat mengganggu proses penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi.
8. Penglihatan Kabur
Perubahan kadar gula darah dapat memengaruhi lensa mata sehingga menyebabkan pandangan menjadi kabur sementara.
Para ahli kesehatan menegaskan bahwa gejala-gejala tersebut tidak selalu menandakan diabetes. Namun, jika muncul secara berulang atau berlangsung dalam waktu lama, pemeriksaan gula darah sebaiknya segera dilakukan.
Masyarakat juga dianjurkan untuk membatasi konsumsi minuman manis, makanan tinggi gula tambahan, serta memperbanyak aktivitas fisik guna menjaga kadar gula darah tetap normal.
Dengan mengenali tanda-tanda awal kelebihan gula dalam tubuh, risiko berbagai penyakit kronis dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup dan penanganan yang tepat sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....