Sederet PR di Hari Jadi Kabupaten Bandung ke 384

  • 20 Apr 2025 13:09 WIB
  •  Bandung

KBRN, Soreang : Kabupaten Bandung di tahun 2025 ini merayakan hari jadinya yang ke 384. Kalau melihat angka tentu bukan lagi masuk kategori usia muda, sudah hampir menginjak abad ke -4.

Seperti diketahui perjalanan sejarah Bandung Raya hari ini diawali dengan lahirnya dayeuh Bandung. Kabupaten Bandung sebagai induk telah melahirkan wilayah administratif baru, selain melahirkan Kotamadya Bandung, juga telah terbentuk Kota Cimahi dan kabupaten Bandung Barat.

Sejatinya suatu wilayah yang telah berusia ratusan tahun, dan telah mengalami perjalanan sejarah panjang dari mulai zaman kolonial, zaman perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan. Kabupaten Bandung sudah seharusnya mencapai derajat kondisi mapan, mapan secara kewilayahan maupun mapan secara kemakmuran. Tetapi faktanya kabupaten bandung hingga hari jadinya yang ke 384 masih terlihat seperti kota yang baru terlahir puluhan tahun saja. Segala aspek dan faktor yang menjadi indikator kemajuan dan tumbuh kembangnya suatu wilayah ternyata tidak linier dengan hitungan usianya.

kalau melihat kota-kota di belahan dunia lain dengan usia yang sama, mereka sudah melampaui fase-fase perkembangan kota dengan segala raihan pancapaian, supra dan infrastruktur yang tertata, kemakmuran masyarakat yang unggul dan merata.

Sebagai kota dengan sejarah panjang dan menjadi salah satu destinasi kunjungan baik wisata maupun kunjungan dinas ataupun kunjungan pendidikan, seharusnya Kabupaten Bandung mempunyai sebuah simbol dan lambang yang bisa menjadi penunjuk identitas sebagai suatu ciri wilayah atau daerah. Faktanya sampai hari ini Kabupaten bandung tidak memiliki lambang atau simbol yang betul-betul menjadi ikon suatu wilayah.

Miris memang, kabupaten dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk terbesar kedua di Jawa Barat tidak punya ciri, lambang ataupun monumen yang bisa jadi penunjuk bagi siapapun yang berkunjung bahwa mereka sudah berada di wilayah Kabupaten bandung.

Dengan Usia 384, seharusnya Kabupaten bandung sudah menjelma menjadi sebuah kota yang telah mapan dan maju ditandai dengan adanya infrastruktur yang lengkap dan modern, pusat kegiatan ekonomi yang kuat, serta kualitas hidup yang baik bagi penduduknya. Kota tersebut juga biasanya memiliki tata kota yang terencana dan terorganisir, serta menawarkan berbagai pilihan hiburan, pendidikan, dan budaya. Tata Kota yang Terencana, Pemanfaatan ruang yang optimal, Lingkungan dan alam yang terjaga, Perencanaan kota yang berkelanjutan, Desain kota yang menarik dan estetis, Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan kota.

Harusnya memang demikian, tetapi faktanya jauh panggang dari api. Lihat saja kondisi kota Soreang sebagai ibu kota Kabupaten, nampak berantakan seperti jauh dari sentuhan perencanaan kota yang apik dan tertata. banjir dan genangan air di setiap sudut jalan akibat drainase yang buruk, penataan lahan pertanian yang tercaplok oleh derasnya pembangunan perumahan, persoalan sampah yang tidak pernah selesai, komplek perkantoran Pemkab yang kotor dan banyak belukar, ini contoh kecil saja, padahal ini kan ibukota, etalase mini Kabupaten Bandung, bagaimana dengan wilayah lainya.

Harapan tentu ada, di hari jadi ke 384 ini bukan hanya dijadikan kegiatan seremonial belaka tetapi dijadikan momentum untuk bisa lebih meningkatkan segala daya cipta usaha dan kreasi untuk kemakmuran kesejahteraan seluruh masyarakat kabupaten bandung. Bupati Bandung Dadang Supriatna dengan Tagline BEDAS jilid 2nya harus lebih menggenjot akselerasi pembangunan di segala bidang dengan orientasi kepada kepentingan masyarakat. Berbagai Upaya harus terus dilakukan dengan terobosan-terobosan ide kreatif dan inovatifnya. Kemudahan akses dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan teknologi juga pelayanan birokrasi yang prima harus menjadi pedoman dan semangat demi kemajuan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Meskipun banyak PR besar yang harus dibenahi, diperbaiki dan direstrukturiasi oleh Bupati dadang supriatna, Jamparing Institute mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Bandung yang ke 384, semoga apa yang menjadi cita-cita para founding Father bandung segera terwujud, selamat para pemimpinya rakyatnya makmur sejahtera dan terjamin.

Oleh : Dadang Risdal Aziz, Pemerhati sosial yang juga Direktur Jamparing Institute

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....