Cimahi Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah dari BRIN dan Kemendagri
- 30 Agt 2026 13:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
Penghargaan itu diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Sabtu 29 Agustus 2026. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya Kota Cimahi dalam memperkuat penerapan keinsinyuran dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Ngatiyana menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima Kota Cimahi tersebut. Menurutnya, IKD menjadi salah satu instrumen untuk melihat sejauh mana aspek keinsinyuran diterapkan dalam pemerintahan kabupaten dan kota.
“Malam hari ini saya berada di Kantor BRIN, Gedung B.J. Habibie, dalam rangka menerima penghargaan yaitu IKD (Indeks Keinsinyuran Daerah), yang mana Kota Cimahi mendapatkan penghargaan dari BRIN dan dari Kemendagri.” ujar Ngatiyana dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan setelah dilakukan penilaian terhadap aspek keinsinyuran di lingkungan pemerintah daerah. Penilaian itu menjadi bagian penting dalam mendorong agar proses pembangunan daerah dilakukan dengan pendekatan yang lebih profesional dan berbasis keahlian.
“Alhamdulillah, ini adalah untuk menilai keinsinyuran di dalam pemerintah kota ataupun kabupaten/kota.” ucapnya.
Dari ratusan daerah yang mengikuti penilaian, Kota Cimahi berhasil masuk dalam jajaran daerah yang memperoleh penghargaan IKD. Ngatiyana menyebut capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri karena hanya 33 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan dari 327 kabupaten/kota peserta.
“Alhamdulillah, Cimahi dapat penghargaan dari 327 kabupaten peserta, kita masuk 33 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan.” jelasnya.
Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol pencapaian, tetapi juga menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan. Penerapan prinsip keinsinyuran dinilai penting agar setiap pembangunan memiliki perencanaan yang matang, tepat guna, serta memperhatikan keberlanjutan.
Bagi Pemkot Cimahi, penghargaan IKD juga menjadi motivasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pembangunan di berbagai sektor. Pemerintah daerah diharapkan mampu terus menghadirkan kebijakan dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ngatiyana pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Ia menilai penghargaan IKD merupakan hasil kerja bersama sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi Kota Cimahi di tingkat nasional.
“Terima kasih. Ini adalah suatu prestasi bagi Kota Cimahi, khususnya di bidang keinsinyuran.” katanya.
Ke depan, Pemkot Cimahi berkomitmen menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemacu untuk meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Dengan penguatan aspek keinsinyuran, pembangunan di Kota Cimahi diharapkan semakin terukur, inovatif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....