Penerbangan ke Bandung Mulai Ramai, Dorong Promosi Kampus ke Luar Daerah

  • 27 Agt 2026 14:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Aktivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bandung sejauh ini masih berjalan lancar, meski jumlah penerbangan dan penumpang belum mencapai target yang ditetapkan.

‎Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, saat ini rata-rata jumlah penumpang yang dilayani baru sekitar 1.000 orang per hari. Angka tersebut masih jauh di bawah target awal yang mencapai 3.000 penumpang per hari.

‎‎Menurut Farhan, peningkatan jumlah penumpang hingga 3.000 orang per hari nantinya akan mulai memberikan beban tambahan terhadap aktivitas bandara. Tantangan yang lebih besar diperkirakan muncul jika jumlah penumpang kembali mendekati kondisi sebelum penurunan aktivitas penerbangan.

‎‎“Sejauh ini, karena jumlah penerbangan masih belum banyak, semuanya berjalan lancar. Saat ini rata-rata penumpang per hari baru sekitar 1.000 orang, jauh di bawah target awal 3.000 penumpang per hari,” ujar Farhan, Kamis 27 Agustus 2026.


‎‎Ia menyebutkan, dalam jangka panjang Pemerintah Kota Bandung menargetkan jumlah penumpang kembali mencapai sekitar 2,7 juta orang per tahun. Jika target tersebut tercapai, rata-rata penumpang dapat mencapai sekitar 9.000 orang per hari.
‎‎“Jika sudah mencapai 3.000 penumpang, barulah kita akan mulai merasakan beban tambahan. Target jangka panjang kita adalah kembali mencapai 2,7 juta penumpang per tahun, yang berarti sekitar 9.000 penumpang per hari. Itu akan menjadi tantangan yang berbeda,” katanya.
‎‎Farhan juga mengungkapkan bahwa minat terhadap penerbangan ke Bandung saat ini cukup tinggi. Namun, proses negosiasi terkait penerbangan dilakukan melalui satu pintu oleh pihak Angkasa Pura.
‎“Yang saya tahu, saat ini minat dan antrean cukup banyak, namun seluruh negosiasi dilakukan secara satu pintu melalui Angkasa Pura, tidak boleh sembarangan,” tegasnya.


‎‎Selain meningkatkan konektivitas penerbangan, Pemkot Bandung juga menyiapkan strategi untuk memanfaatkan akses udara tersebut bagi sektor pendidikan.
‎Pada bulan-bulan mendatang, khususnya semester pertama 2027, Pemkot Bandung akan mendorong promosi perguruan tinggi di Kota Bandung ke daerah-daerah yang memiliki rute penerbangan langsung menuju Bandung.
‎‎Upaya tersebut diharapkan dapat menarik calon mahasiswa berkualitas dari berbagai wilayah di Indonesia untuk menempuh pendidikan di Kota Bandung.
‎‎“Hal ini bertujuan agar calon mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia lebih mudah mengakses pendidikan di Kota Bandung, yang memiliki banyak perguruan tinggi unggulan,” ujar Farhan.


‎‎Menurutnya, kemudahan akses transportasi udara dapat menjadi salah satu nilai tambah bagi Kota Bandung sebagai tujuan pendidikan. Terlebih, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat.
‎‎“Dengan demikian, kemudahan akses melalui penerbangan menjadi nilai tambah, mengingat pendidikan adalah investasi besar,” tandasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....