Aksi Ekologi MPLS Pancawaluya Bentuk Karakter Siswa Unggul Jabar
- 21 Jul 2026 16:41 WIB
- Bandung
Poin Utama
- Kepala Dispora Jawa Barat Hery Antasari menekankan pentingnya pelaksanaan Aksi Ekologi dalam MPLS 2026 di SMAN 1 Sindang, Kabupaten Indramayu sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
- MPLS 2026 dirancang tidak hanya sebagai agenda pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga untuk membangun kepedulian lingkungan dan internalisasi nilai-nilai kehidupan positif.
- Melalui berbagai aktivitas MPLS, siswa diharapkan dapat mengenali dan mengimplementasikan nilai-nilai positif yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam kehidupan sehari-hari.
RRI.CO.ID, Bandung - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Hery Antasari, menegaskan pentingnya pelaksanaan Aksi Ekologi dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 di SMAN 1 Sindang, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berorientasi pada kepedulian lingkungan dan nilai-nilai kehidupan.
Menurut Hery, MPLS 2026 harus mampu memberikan pemahaman yang mendalam kepada para siswa mengenai makna dan tujuan pendidikan karakter yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui berbagai aktivitas yang dilakukan selama MPLS, siswa diharapkan dapat mengenali sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, konsep MPLS Pancawaluya menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik di Jawa Barat. Nilai-nilai tersebut meliputi cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil), yang harus menjadi pedoman dalam proses belajar maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui Aksi Ekologi MPLS 2026 ini, kami ingin para siswa SMAN 1 Sindang memahami esensi dan value dari Pancawaluya. Nilai cageur, bageur, bener, pinter, dan singer harus diterapkan dalam keseharian mereka, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar Hery Antasari.Selasa 21 Juli 2026.
Lebih lanjut, Hery menilai SMAN 1 Sindang memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi muda berkualitas. Sekolah tersebut dikenal sebagai SMA N Maung atau Manusia Unggulan yang diharapkan mampu melahirkan lulusan berdaya saing tinggi, berkarakter kuat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan daerah.

Menurutnya, predikat SMAN Maung bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen untuk membangun sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. Karena itu, seluruh peserta didik didorong untuk terus mengembangkan potensi akademik, keterampilan, serta kepribadian yang positif sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
“SMAN 1 Sindang adalah SMAN Maung atau Manusia Unggulan. Kami berharap sekolah ini menjadi salah satu motor penggerak lahirnya pemuda dan sumber daya manusia Jawa Barat yang istimewa, berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” kata Hery.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....